LANGIT7.ID-, Jakarta- - Perjalanan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi cermin kebangkitan sepak bola Asia Tenggara. Skuad Garuda, yang dahulu sering dipandang sebelah mata, kini menjelma menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah sepak bola Asia.
Prestasi terbaru Tim Merah-Putih sungguh mengesankan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pencapaian ini meneruskan tren positif negara-negara ASEAN di ajang bergengsi tersebut, setelah sebelumnya Thailand (2018) dan Vietnam (2022) mencatatkan prestasi serupa.
Baca juga:
Talenta Muda Jerman Kelahiran Jakarta Berpeluang Perkuat Timnas IndonesiaNamun, yang lebih mengejutkan adalah performa Timnas Indonesia di babak kualifikasi ini. Dalam dua laga pembuka, anak asuh Shin Tae-yong berhasil menahan imbang dua raksasa Asia: Arab Saudi dan Australia. Kedua tim ini merupakan peserta Piala Dunia edisi terbaru, menjadikan hasil imbang ini sebagai prestasi yang luar biasa dan membuat dunia sepak bola terkesiap.
Shin Tae-yong, sosok di balik transformasi Timnas Indonesia, memberikan pandangan menarik tentang perkembangan ini. Pelatih asal Korea Selatan ini mengungkapkan, "Dulu di Korea ada anggapan tim Asia Tenggara bisa dikalahkan 3-0 dengan mata tertutup. Tapi sekarang, era itu sudah berakhir."
Pernyataan Shin merefleksikan perubahan signifikan dalam peta kekuatan sepak bola Asia. Indonesia, bersama negara-negara ASEAN lainnya, kini mampu bersaing dan bahkan mengancam dominasi tim-tim papan atas benua.
Keberhasilan Indonesia tidak terbatas pada kualifikasi Piala Dunia saja. Di Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar, Timnas Indonesia berhasil menembus babak 16 besar. Prestasi ini semakin menegaskan kebangkitan sepak bola Tanah Air di level Asia.
Peningkatan kualitas Timnas Indonesia tentunya hasil dari berbagai faktor. Investasi yang lebih besar dalam pengembangan pemain muda, perekrutan pelatih berkualitas tinggi seperti Shin Tae-yong, dan paparan terhadap kompetisi level tinggi telah berkontribusi besar terhadap kemajuan ini.
Shin Tae-yong sendiri optimis dengan potensi timnya. "Dalam hal penguasaan bola, mungkin Korea akan unggul 60-40 jika bertanding melawan Indonesia," ujarnya. "Tapi jangan salah, Timnas Indonesia sekarang bukan lawan yang bisa diremehkan begitu saja."
Tantangan berikutnya bagi Timnas Indonesia adalah melanjutkan performa impresif mereka saat bertandang ke markas Bahrain dan China pada Oktober 2024 mendatang, dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kedua laga ini akan menjadi ujian sekaligus kesempatan bagi Skuad Garuda untuk semakin memantapkan posisinya sebagai kekuatan baru sepak bola Asia.
Melihat perkembangan ini, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Timnas Indonesia telah membuka lembaran baru dalam sejarah sepak bola nasional. Garuda kini terbang tinggi, siap mengukir prestasi lebih gemilang di panggung internasional, dan menjadi inspirasi bagi negara-negara ASEAN lainnya untuk terus berkembang dan bersaing di level tertinggi.
(lam)