Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home global news detail berita

Aqua Serahkan Hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan Kepada Fordas Kabupaten Pasuruan

tim langit 7 Sabtu, 26 Oktober 2024 - 06:00 WIB
Aqua Serahkan Hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan Kepada Fordas Kabupaten Pasuruan
Azwar Satrya dari Danone AQUA simbolis menyerahkan hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan kepada Kepala DLH Pasuruan, sekaligus Ketua Forum DAS Kabupaten Pasuruan
LANGIT7-surabaya,- - Danone AQUA melalui PT Tirta Investama – Pabrik Pandaan (AQUA Pandaan) bekerjasama dengan UGM (Universitas Gajah Mada) dan Universitas Montpellier, Perancis menggelar Seminar Hasil Kajian Kerjasama Riset Sumber Daya Air tanah di DAS (Daeral Aliran Sungai) Kedunglarangan.

Kegiatan ini dihadiri seluruh Pemangku kepentingan dan Pemanfaat air di Pasuruan seperti Forum DAS Pasuruan, pengelola Taman Hutan Rakyat, Dinas-terkait, komunitas pegiat lingkungan, Perusahaan-perusahaan di Pasuruan juga akademisi dan media.

Kajian ini bertujuan untuk memahami siklus air di DAS Kedunglarangan meliputi daerah resapan, perubahan tata guna lahan, dan neraca air tanah.

Data-data dan Kesimpulan kajian tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah dan tahapan konservasi juga bisa menjadi dasar bagi pengembangan pertanian bagi seluruh Masyarakat Pasuruan, khususnya di lereng timur Gunung Arjuno.

Water Resources, Science & Process Technology Director Danone Indonesia, Azwar Satrya, mengatakan pengelolaan DAS secara kolektif merupakan langkah penting karena bisa memberikan dampak nyata yang luas juga.

“Hal ini juga sekaligus menyelaraskan semua pemangku kepentingan di satu kawasan. Penelitian kami mulai sejak tahun 2020 dengan tantangan situasi Pandemi, Bersyukur proses kajian ini bisa dilalui dengan baik dengan dukungan semua pihak”, kata Azwar.

“Kajian ini juga merupakan wujud kontribusi AQUA Pasuruan berkontribusi pada pelestarian lingkungan melalui basis keilmuan, upaya tersebut juga menjadi pijakan semua pihak untuk bisa bersinergi. Tak lupa kami juga mengajak semua pemanfaat air di Pasuruan untuk bisa mewujudkan pengelolaan DAS dengan lebih bijak air di masa mendatang”, tambahnya.

Kepala Dinas LH Kabupaten Pasuruan, H. Taufikhul Ghony, SE., M.Si., sekaligus Ketua Forum DAS Kabupaten Pasuruan mewakili Pj. Bupati Pasuruan menyampaikan bahwa kajian lingkungan secara kelimuan seperti ini bisa jadi dasar kuat dalam menentukan kebijakan yang sesuai kebutuhan di Kabupaten Pasuruan.

“Kami telah berupaya mengembangkan kebijakan lingkungan yang mengatur industri untuk berkontribusi pada Upaya konservasi. Selain itu juga mewujudkan sistem pembayaran jasa lingkungan hidup. Peran serta semua pihak diperlukan”, tegas Taufik.

“Jangan lupa bahwa dengan adanya Forum DAS, Pasuruan menjadi satu-satunya pemda yg inovatif dalam hal pengelolaan Sumber Daya Air. Semoga hasil kajian ini bisa menjadi komitmen bersama untuk menguatkan pelestarian lingkungan, khususnya di DAS Kedung larangan”, tambah Taufik.

Sementara itu Patrick Lachassagne dari Universitas Montpellier didampingi Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Hendrayana, IPU. dari Universitas Gajah Mada menyampaikan hasil kajian studi bersama ini dapat mengetahui daerah resapan, yang mencakup desa-desa seperti Tretes, Prigen, Pecalukan, Ledug, dan Dayurejo di ketinggian 500 hingga 3.300 meter.

Dengan mengetahui daerah resapan, maka dapat diketahui juga cadangan air tahunan pada Zona Tengah, termasuk mata air utama seperti PDAM Plintahan, Toyoarang, dan Durensewu dan sumur bor yang banyak digunakan oleh industri.

Saat ini, daerah resapan menghasilkan 1.200-liter air per detik, dengan 670 liter per detik mengalir dari mata air. Namun, penggunaan sumur bor meningkat 200% dari 2010 hingga 2020, mencapai 560 liter per detik, yang terbagi untuk tekstil, manufaktur, dan industri lainnya (54%), AMDK (21%), PDAM (13%), hotel dan perumahan (8%), serta air isi ulang (4%).

Dengan manajemen air tanah yang baik, tren ini bisa distabilkan untuk menjaga keseimbangan sumber daya air bagi semua pihak.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)