LANGIT7.ID-, Jakarta- - Salah satu desainer muda berbakat Dian Pelangi turut serta dalam ajang bergengsi International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2024. Koleksi yang ditampilkan kali ini bertemakan tentang solidaritas terhadap Palestina.
Menyoroti pernyataan solidaritas yang kuat terhadap masyarakat di Palestina, Dian Pelangi mencoba melantangkan seruannya untuk pembebasan terhadap Palestina serta penghentian aksi genosida yang begitu menyedihkan.
Tak lupa juga dengan tema besar IN2MF 2024 yakni wastra Indonesia, Ia pun memadukan batik wastra tradisional Indonesia dengan dihiasi motif keffiyeh (simbol ketahanan Palestina) pada desain yang ditampilkan di “Fashion Parade” kali ini.
![Serukan Solidaritas Palestina, Dian Pelangi Usung Batik Wastra Dipadu Keffiyeh di Panggung IN2MF]()
Desain tersebut mencakup palet warna yang mencolok yaitu hijau, merah, hitam, dan putih, melambangkan kesatuan dan harapan. Sementara elemen denim dipadukan untuk menambah sentuhan modern.
Kombinasi unik ini tetap sejalan dengan tampilan khas yang ditampilkan pada IN2MF Dian Pelangi di Paris September lalu, di mana warisan budaya bertemu dengan mode global kontemporer.
Banyak pesan yang ingin disampaikan Dian melalui desainnya. Pemilik jenama mode yang sama dengan namanya yaitu Dian Pelangi itu mengaku ingin menggaungkan pesan bahwa kebebasan dan hak asasi manusia itu menjadi hal yang amat penting.
“Dengan memadukan motif-motif yang sejalan dengan warisan budaya Indonesia dan kampanye global untuk pembebasan Palestina, merek ini tidak hanya mendorong batas-batas fesyen sederhana namun juga menyampaikan pesan yang kuat melalui desainnya,” ungkap Dian.
Baca juga:
Batik Chic Sahara Estetika Tradisional Tenun Pahikung Dibalut Sentuhan ModernIN2MF merupakan perhelatan fesyen yang digelar tiap tahun. Kali ini Acara IN2MF 2024 digelar pada 30 Oktober hingga 3 November 2024 di Hall A & Cenderawasih Jakarta Convention Center (JCC).
Tema yang diusung yaitu “Elevating Sustainable Modest Fashion to The Global Stage”, dengan mengedepankan penerapan konsep sustainability dan optimalisasi penggunaan wastra dan kain lokal, mulai dari batik, songket, tenun ikat, tenun ATBM, lurik, tapis, sasirangan, jumputan, eco print, bordir, hingga rajutan.
IN2MF 2024 menghadirkan rangkaian fashion show dan trade show atau pameran dagang berstandar internasional yang menampilkan 1.573 koleksi modest fashion dari 218 desainer dan jenama asal Indonesia yang merupakan anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia dan UMKM binaan Bank Indonesia.
Tak hanya desainer dalam negri yang turut serta, melainkan desainer dan jenama dari mancanegara yaitu Malaysia, Afrika Selatan, Australia, India, Italia, Rusia, Turki, Spanyol, U.E.A, dan Jordan pun ikut ambil bagian dia acara tahunan tersebut.
(ori)