LANGIT7.ID-Jakarta; Pada sepeda motor, busi merupakan salah satu komponen yang tak kalah penting dengan komponen lainnya. Sebab, tanpa adanya busi, mesin motor tidak akan dapat dinyalakan.
Perlu diketahui, busi pada sepeda motor ini merupakan komponen yang masa pakainya tidak dapat bertahan lama. Karena, busi memiliki masa pakai sendiri dimana setelah masa pakainya habis, percikan api dari busi akan menjadi lemah.
Karena itu, para pemilik sepeda motor harus selalu memantau kondisi busi pada sepeda motornya. Sebab, busi motor harus selalu diganti agar performa motor selalu terjaga. Lalu, berapa lama sih usia pakai busi pada sepeda motor?
Umumnya, masa pakai busi pada sepeda motor ini akan berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.
Contohnya, pada motor-motor Honda yang disarankan untuk penggantian busi motor mereka setiap pemakaian 6.000 km dengan catatan busi yang digunakan adalah busi standar.
Sementara untuk busi non-standar seperti busi iridium, masa pakainya bisa mencapai jarak 20.000 km. Sedangkan untuk motor-motor Suzuki, busi motornya disarankan untuk diganti setiap jarak tempuh 4.000 km.
Untuk tanda-tanda yang biasanya muncul saat busi motor harus diganti ini bisa kamu simak selengkapnya di bawah ini.
1. Motor sulit dinyalakan
Salah satu tanda busi motor yang harus diganti adalah busi sudah tidak lagi menciptakan percikan api yang optimal. Sehingga hal ini akan berefek pada motor menjadi sulit untuk dinyalakan atau di-starter.
2. Akselerasi motor kurang maksimal
Tanda lainnya yang muncul saat busi motor harus diganti adalah performanya sudah tidak bagus yang berdampak pada tarikan gas yang terasa berat, sehingga akselerasi motor jadi terasa tidak maksimal saat dikendarakan.
3. Mogok secara tiba-tiba
Motor yang mogok atau berhenti secara tiba-tiba juga bisa menjadi salah satu tanda busi motor telah mengalami kerusakan dan harus diganti. Hal ini disebabkan karena percikan api pada ruang pembakaran yang dirasa kurang, yang mengakibatkan motor jadi berhenti hidup secara mendadak.
4. Terdapat surging
Surging merupakan kondisi saat pasokan udara yang ada di ruang bakar terlalu besar atau berlebih. Kondisi ini dapat mengotori bagian busi sehingga kerak atau karat akan timbul di beberapa bagian. Selain itu, surging juga akan mengakibatkan hasil atau proses di ruang pembakaran motor jadi kurang optimal.(*)
(hbd)