LANGIT7.ID, Jakarta - PT Taman Wisata Candi (TWC) menyatakan Candi Borobudur dan Candi Prambanan mulai Sabtu (18/9) sudah mulai dibuka untuk masyarakat umum.
Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan pengelola akan memberlakukan prosedur kesehatan secara ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebelum wisatawan masuk ke objek wisata.
"Ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi wisatawan ketika berkunjung ke Candi Prambanan. Seperti wisatawan harus divaksinasi minimal tahap pertama, suhu tubuh di bawah 37,7 derajat Celsius, serta melakukan aktivasi check-in di aplikasi PeduliLindungi,"ujar Edu Setijono, dikutip Jumat (18/9)
Menurut Edy, dalam aturan protokol kesehatan yang baru, PT TWC menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan dan karyawan di TWC Borobudur maupun Prambanan.
PT TWC juga memberlakukan pembatasan pengunjung di Borobudur dan Prambanan, dengan kuota maksimal 7.500 orang per hari.
Angka ini termasuk untuk wisatawan, pegawai, pedagang, serta tamu yang berada di objek wisata.
Untuk meminimalisir penumpukan saat melakukan skrining PeduliLindungi, sejumlah QR Code dipasang untuk mengarahkan pengunjung. Sementara bagi para pelaku wisata yang beraktivitas di dalam kawasan, scan barcode bisa dilakukan di sejumlah titik yang telah ditentukan.
PT TWC merupakan BUMN yang mengelola empat destinasi cagar budaya di Indonesia yang mendapatkan ijin dari pemerintah untuk uji coba pembukaan wisata.
Empat destinasi yang dikelola PT. TWC itu meliputi Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah, Candi Prambanan dan Ratu Boko di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang berada di DKI Jakarta.
(sof)