Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wisata halal detail berita

Festival Indonesia Bertutur 2022: Upaya Memajukan Ekosistem Budaya Nusantara

hasanah syakim Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:12 WIB
Festival Indonesia Bertutur 2022: Upaya Memajukan Ekosistem Budaya Nusantara
Festival Indonesia Bertutur 2022 rencana akan digelar di Kawasan Candi Borobudur (foto: Langit7/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Festival Indonesia Bertutur pada 7-11 September 2022 mendatang.

Festival ini digelar sebagai sarana menjaga budaya berkelanjutan, dan cagar budaya yang menjadi sumber ilmu pengetahuan.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengatakan selain melibatkan 900 pelaku budaya kegiatan ini juga akan menampilkan lebih dari 100 karya.

Baca juga: Tidak Selamanya Pariwisata hanya Membahas Keuntungan Ekonomi

Pihaknya merancang festival sebagai kegiatan dua tahunan, guna memfasilitasi pelaku budaya serta memperluas akses publik atas warisan budaya yang dimilki Indonesia.

"Festival Indonesia Bertutur 2022 fokus sebagai media yang menceritakan kehidupan terutama saat ini media digital luar biasa besar, sehingga warisan budaya kita dari masa lalu dihadirkan saat ini melalui media baru," katanya saat konferensi pers Rabu (31/8/2022) di Jakarta.

Hilmar menuturkan, gagasan pemilihan istilah tutur karena masyarakat di seluruh nusantara kerap bertutur sebagai karakter atau semacam cara dari generasi ke generasi mewariskan kebudayaan di Indonesia.

“Dengan perkembangan teknologi, terutama di bidang media, kami mendorong pemanfaatan teknologi agar publik memiliki akses yang semakin besar terhadap warisan budaya yang dimiliki, serta memanfaatkan warisan budaya sebagai sumber ilmu pengetahuan,” katanya.

Festival yang digelar di Kawasan Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah ini diharapkan dapat memicu kreativitas para seniman terutama seniman muda sehingga ekosistem kreasi konten di Indonesia semakin maju, dan semakin banyak konten yang memperkenalkan budaya Indonesia.

Penyelenggaraan Indonesia Bertutur 2022 ini bertepatan dengan presidensi Indonesia di G20, sehingga kegiatan ini menjadi mata acara kegiatan G20 bidang kebudayaan. Hilman menyebut, melalui G20 dapat dijadikan platform untuk mengkomunikasikan kekayaan dan capaian di bidang budaya.

Baca juga: Pemerintah Bakal Kembangkan Wisata Candi Borobudur Versi Metaverse

"Dari segi tanggal festival ini berlangsung tanggal 7-12 September dan Sidang Menteri Bidang Kebudayaan G20 tanggal 12-13 September. Jadi kita pastikan para peserta dari pertemuan tingkat menteri itu menyaksikan festival ini," tegasnya.

Selain itu, Hilmar menyampaikan melalaui festival ini juga diharapkan dapat meraih, menjangkau, serta menyapa para siswa yang jumlahnya mencapai 55 juta sehingga mereka bisa lebih mengenal berbagai macam ekspresi budaya yang dimiliki.

"Selain itu mengenai cagar budaya, kita juga menggerakan melalui Festival Indonesia Bertutur yang memang banyak menggunakan media yang sekarang akrab sebagai jalan bagi mereka untuk mengakses dan menerima masa lalu," katanya.

Hilmar menambahkan, tak hanya meneruskan warian budaya di masa lalu festival ini juga dapat menginspirasi dengan kekayaan yang dimiliki untuk melestarikan budaya dengan cara-cara kreatif.

"Di fase sekarang kita bisa menggunakan peran media, jadi ini semacam undangan bagi kalangan muda untuk turut melestarikan budaya tetapi dengan cara-cara baru dan kreatif," ungkap Hilmar.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)