Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Serahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Maestro Seni

lusi mahgriefie Sabtu, 28 Desember 2024 - 21:11 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Serahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Maestro Seni
Menbud Fadli Zon menyerahkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada maestro seni
LANGIT7-Jakarta,- - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menekankan peran penting pelaku budaya dalam membangun peradaban bangsa. Proses panjang dan dedikasi tinggi yang dimiliki pekerja seni budaya, membuat mereka layak mendapat Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang merupakan kebutuhan primer.

“Oleh karena itu, perlindungan bagi para pelaku budaya sangatlah penting. Saya mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan yang melibatkan pelaku seni budaya untuk memberikan perhatian serius terhadap perlindungan pekerja seni budaya. Jaminan Sosial Tenaga Kerja adalah kebutuhan primer yang tidak bisa diabaikan,” kata Fadli Zon dalam sambutannya pada momen pemberian fasilitas jaminan sosial secara simbolis di Graha Utama Gedung A, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Jumat (27/12).

Adapun fasilitas yang diberikan yaitu jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan berupa Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada ahli waris dua maestro Indonesia yang telah berpulang yaitu Jariah dan Al Mujazi Mulku Zahari.

Keduanya merupakan penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan kategori Maestro Seni Tradisi.

Baca juga:3 Ayat Al-Quran yang Jelaskan Muhasabah Akhir Tahun

Menteri Kebudayaan dengan didampingi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, dan Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, kemudian menyerahkan secara simbolis jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dari masing-masing maestro.

Pada kesempatan tersebut tidak lupa Menbud menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian kedua maestro. Menurutnya, kehilangan ini bukan hanya pada sosok mereka secara pribadi, tetapi juga pada pengetahuan dan warisan luar biasa yang telah menjadikan mereka sebagai maestro.

Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan terus berupaya mendorong pemenuhan hak-hak dasar mereka, termasuk jaminan sosial.

“Pemberian jaminan sosial pada hari ini menandai awal dari kampanye pemenuhan hak jaminan sosial bagi pelaku budaya. Ke depannya, akan disusun program sosialisasi yang lebih masif untuk meningkatkan kesadaran pentingnya jaminan sosial, baik bagi pemberi kerja maupun individu,” ujar Fadli Zon.

Para maestro seni budaya, lanjutnya, adalah inspirasi dan kekayaan nasional yang harus dihargai.

“Ke depannya, para maestro ini harus tetap menjadi inspirasi bagi kita semua. Mereka adalah kekayaan nasional kita. Kalau bukan kita yang mengapresiasi, siapa lagi?” pungkasnya.

Sebelumnya pada tanggal 23 Juli 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memberikan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada 67 pelaku budaya penerima penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI), Anugerah Musik Indonesia (AMI), dan Festival Film Indonesia (FFI).

Jaminan BPJS ini merupakan bentuk konkret pemerintah dalam memberikan perhatian dan perlindungan bagi para pelaku seni budaya, sekaligus untuk menciptakan ekosistem kerja kebudayaan yang lebih sehat dan terjamin.

Saat ini sudah ada 90 maestro yang mendapatkan BPJS berupa JKM dan JHT.

Menurut Restu Gunawan, kegiatan hari ini sesuai dengan matriks Manajemen Talenta Nasional yakni Jaminan Sosial bagi pelaku budaya yang berprestasi

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)