LANGIT7.ID-Jakarta; Wanita berhijab harus tetap merawat rambutnya agar tetap sehat dan tidak mudah rontok. Salah satu perawatan sederhana adalah menyuci rambut secara rutin.
Menurut Dermatologist dan kreator konten Dr. Danar W. Msc, SpDV, untuk wanita berhijab sebaiknya berkeramas setidaknya satu kali sehari karena beberapa alasan.
"Sebenarnya kalau berbicara tentang berapa kali keramas, itu kembali ke personal. Apakah rambutnya berminyak banget, atau keringatnya banyak. Tapi untuk teman-teman yang berhijab itu minimal sehari sekali,” ujarnya.
Danar merekomendasikan agar masyarakat Indonesia keramas dan membersihkan diri sekali sehari saat telah selesai beraktivitas. Kemudian, jika selesai beraktivitas yang berkeringat, Danar menyarankan sebaiknya masyarakat khususnya wanita berhijab tak menunda untuk mandi dan keramas.
"Banyak yang menilai kalau habis beraktivitas seharian itu nggak boleh langsung keramas. Biasanya kita nunda-nunda dulu. Biar cooling down dulu. Itu ternyata dalam dunia kedokteran itu nggak ada evidence-nya," ujarnya.
Dia juga menganjurkan untuk tidak menunda aktivitas mandi dan keramas setelah beraktivitas, karena akan menimbulkan bakteri, jamur dan lainnya.
"Jadi misalnya habis berkegiatan, panas-panas langsung mandi itu malah direkomendasikan. Karena semakin lama menunda mandi, otomatis bakteri, jamur, dan segala macam memiliki waktu yang lebih banyak untuk berkembang biak di situ. Sehingga bisa jadi muncul ketombe," ujarnya.(*)
(lam)