Cerita Umrah Atiqah Hasiholan: Bersyukur Bisa Sujud di Raudhah saat Hari Ulang Tahun
esti setiyowatiRabu, 08 Januari 2025 - 15:35 WIB
Atiqah Hasiholan dan sang anak, Salma Jihane. Foto: Instagram/atiqahhasiholan.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Atiqah Hasiholan mengungkapkan rasa syukurnya saat ia menginjak usia 43 tahun pada 3 Januari 2025 lalu. Terlebih di hari ulang tahunnya Atiqah Hasiholan tengah berada di Masjid Nabawi, Madinah.
Istri Rio Dewanto ini memanfaatkan momen tersebut untuk berziarah ke Raudhah. Raudhah adalah area di dalam Masjid Nabawi, Madinah, yang disebut sebagai taman surga.
Tempat ini berada di antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar tempat beliau berdakwah.
"Bertambah usia Alhamdulillah dapat melakukan Raudah di Masjid Nabawi," tulis putri aktivis HAM, Ratna Sarumpaet pada Selasa (7/1/2024) kemarin.
Di pertambahan usianya, Atiqah Hasiholan bersujud dan berdoa di depan mimbar tempat Nabi Muhammad SAW berdakwah.
"Bersujud di tempat Nabi Muhammad SAW bersujud, di depan mimbar di mana beliau berdakwah. Allahuma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa’ala Ali Sayiddina Muhammad," katanya.
Lewat Instagram miliknya, Atiqah Hasiholan membagikan momen saat dirinya berada di dalam Masjid Nabawi. Saat masuk ke dalam masjid, tampak Atiqah memegangi pundak putrinya, Salma Jihane.
Di potret lainnya, ibu anak ini tampak mengenakan mukena dan bersiap untuk shalat. Terlihat Salma tengah membuka Al-Qur'an, sementara Atiqah berada di sampingnya sambil tersenyum.
Diketahui, Atiqah Hasiholan memboyong suami dan anaknya terbang ke Tanah Suci di malam tahun baru untuk menunaikan umrah.
"Alhamdulillah 2024 membawa kami menuju Umroh di awal tahun 2025. Bismillah, mohon maaf lahir dan batin semuanya," tulis Atiqah.
Penampilan Atiqah terlihat berbeda dari biasanya. Dalam unggahannya, putri aktivis HAM Ratna Sarumpaet ini mengenakan gamis dan hijab berwarna cokelat. Sementara Rio Dewanto dan Salma kompak memakai pakaian serba hitam.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”