LANGIT7.ID-Jakarta; Sepeda motor matic, mesinnya tidak dihubungkan secara langsung dengan rangka menggunakan baut dan mur seperti motor bebek dan motor sport.
Mesin motor matic ini terhubung dengan rangka melalui media tertentu yang dinamakan Engine Mounting.
Selain menghubungkan mesin dan rangka, engine mounting juga berperan sebagai bantalan dan peredam getaran mesin agar tidak terlalu besar.
Engine mounting sendiri terdiri dari braket besi, karet engine mounting, bos engine mounting dan bearing yang bisa mengalami kerusakan seiring dengan pemakaiannya seperti komponen lain.
Kerusakan yang dialami engine mounting motor matic ini umumnya terjadi pada karet engine mounting, bos karet yang aus ataupun bearing yang sudah oblak.
Jika terjadi kerusakan pada engine mounting, tanda-tandanya bisa dirasakan dengan jelas seperti motor terasa goyang saat dikendarai terutama saat digunakan untuk bermanuver.
Umumnya, engine mounting pada motor matic akan mengalami kerusakan setelah motor berumur lebih dari 5 tahun, terlebih jika motor sering digunakan pada jalan yang rusak atau sering mengangkut beban yang berlebih.
Engine mounting motor matic akan lebih cepat mengalami kerusakan jika sering mengangkut beban tersebut.
Karena itu, para pemilik motor matic sangat disarankan untuk memeriksa engine mounting untuk memastikan kondisinya.
Jika dirasa ada komponen engine mounting yang mengalami kerusakan, segera ganti komponen tersebut demi kenyamanan dalam berkendara.
Untuk biaya penggantian komponen engine mounting untuk motor matic biasanya akan menghabiskan biaya kisaran Rp150 hingga Rp200 ribuan sudah termasuk jasa dan harga komponennya.(*)
(hbd)