LANGIT7.ID-Jakarta; Arsene Wenger memberikan pandangan menarik tentang Lionel Messi yang memenangkan Ballon d'Or 2012. Meski Messi mencetak rekor fantastis 91 gol sepanjang tahun itu, pelatih legendaris Arsenal ini justru menilai sang megabintang tidak pantas meraih penghargaan tersebut. Padahal, Messi yang saat itu sudah tiga kali memenangkan Ballon d'Or berhasil mengumpulkan lebih dari 40% suara.
Dalam persaingan ketat tahun itu, Cristiano Ronaldo berada di posisi kedua setelah membawa Real Madrid juara La Liga untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir. Sementara Andrés Iniesta yang baru mengantarkan Spanyol menjuarai Euro 2012 menempati posisi ketiga. Meski Messi tampil luar biasa secara individu, Wenger melihat sedikitnya trofi yang diraih menjadi alasan kuat mengapa pemain Argentina ini seharusnya tidak memenangkan Ballon d'Or.
Wenger Ungkap Alasan Tidak Setuju Messi Raih Ballon d'Or 2012Dalam sebuah wawancara dengan majalah klub Arsenal tahun 2012, Wenger ditanya pendapatnya soal kemenangan Messi. Dengan tegas, pelatih asal Prancis ini mengatakan tidak akan memilih La Pulga:
"Tidak, tidak tahun ini. Meski bagi saya Messi jelas pemain terbaik yang pernah saya lihat, tapi tahun ini dia hanya dihargai karena prestasi individunya, bukan apa yang dia raih bersama tim."
"Ini pertama kalinya dia tidak bermain di tim yang memenangkan segalanya. Dia gagal di Liga Champions, tidak juara La Liga, dan tidak meraih apa-apa bersama timnas Argentina. Memang benar secara pribadi dia tampil luar biasa dengan 91 gol. Tapi saya lebih menghargai prestasi tim ketimbang individu."
Ketika ditanya siapa yang lebih pantas, Wenger menyebut tiga nama: Ronaldo, Iker Casillas, dan Iniesta.
"Saya rasa Casillas, Ronaldo yang jadi juara liga, dan terutama Iniesta lebih layak," ujar Wenger. "Iniesta selalu berada di posisi dua atau tiga, padahal dia baru saja membawa Spanyol juara Piala Eropa – dia sangat pantas mendapatkannya tahun ini."
"Sejak awal saya memang bukan penggemar penghargaan individu dalam sepakbola. Tapi kalau harus ada, menurut saya pemenangnya harus ditentukan dari prestasi tim juga."
Pernyataan Wenger ini cukup mengejutkan, mengingat banyak yang percaya bahwa tanpa trofi besar, pemain tidak mungkin memenangkan Ballon d'Or. Perdebatan serupa kembali muncul pada 2024 saat Vinicius Junior dari Real Madrid memilih absen dari acara penghargaan setelah tahu dia kalah dari Rodri, yang membawa Spanyol juara Eropa seperti Iniesta pada 2012.
(lam)