LANGIT7.ID - Ban merupakan satu-satunya komponen sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Karena itu, ban harus dirawat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama berkendara.
Jika ban motor tidak dirawat, maka bukan hal yang mustahil akan muncul kerusakan pada ban yang akan berdampak buruk pada performa dan kinerja sepeda motor.
Pada umumnya, ban motor ini harus selalu dicek saat melakukan servis berkala, baik untuk melihat kondisi keausan ban maupun tekanan angin ban. Jika ban sudah aus, maka pemilik motor disarankan untuk segera melakukan penggantian bannya.
Tapi, terkadang ban motor juga harus diganti meskipun ban belum terlalu aus. Dalam kondisi ini biasanya akan muncul beberapa ciri-ciri seperti berikut.
1. Ban terasa goyang saat menikungSaat kondisi ban motor masih prima, pasti pengendara akan selalu merasa nyaman saat menggunakannya.
Namun, saat ban motor mulai bermasalah, ban akan terasa goyang atau oleh saat motor digunakan untuk menikung di jalanan beraspal. Jika hal ini terjadi, maka pengendara motor disarankan untuk melakukan penggantian ban sesegera mungkin.
2. Alur kembang menipisCiri-ciri ban motor yang harus diganti adalah alur kembang pada ban yang sudah mulai menipis.
Alur ban ini berfungsi untuk memecah genangan air saat melintas jalanan agar motor tidak tergelincir.
Karena itu, saat alur ban mulai menipis pemilik harus segera melakukan penggantian ban motor.
3. Benjolan di permukaan banJika ban motor telah muncul benjolan di permukaannya, hal ini juga menjadi salah satu ciri-ciri ban motor harus segera diganti.
Meskipun terkadang benjolan ini tidak terlihat, namun pengendara bisa merasakannya saat motor dikendarai.
4. Tambalan ban sudah melebihi batasCiri-ciri selanjutnya ban motor yang harus diganti adalah ban memiliki jumlah tambalan yang sudah melebihi batas. Untuk ban jenis tubeless ada batas atau jumlah tambalan bannya. Begitu juga ban jenis tube type.
5. Tapak ban sejajar dengan tread wear indicator (TWI)Tread Wear Indicators (TWI) merupakan penanda di sisi permukaan ban yang berbentuk segitiga dan merupakan tanda batas keausan ban motor.
Jika permukaan ban semakin dekat dengan ujung segitiga TWI, maka berarti ban sudah aus dan sudah waktunya diganti.
6. Sudah melalui jarak tempuh yang cukup jauhMeski tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sebaiknya pemilik motor untuk mengganti ban secara rutin setelah melalui kilometer tertentu.
Umumnya jarak pergantian ban depan adalah setiap 12.000 kilometer, sedangkan untuk ban belakang setiap 10.000 kilometer.
Jarak ini dapat bervariasi tergantung ban dan rute yang biasa ditempuh, juga teknik mengemudi dan manuver saat menggunakan motor.(*)
(hbd)