LANGIT7.ID - Pada sepeda motor konvensional, pasti membutuhkan cairan pelumas yang digunakan untuk melapisi komponen yang terdapat di dalam mesin agar mesin dapat bekerja sempurna dan tidak mengalami keausan.
Cairan pelumas tersebut adalah Oli. Oli, ini yang nantinya akan berperan penting pada kinerja mesin sepeda motor sebagai pelumas dan pendingin. Karena di dalam mesin sepeda motor ini terdapat berbagai komponen yang saling bergesekan satu sama lain.
Karena itu, para pemilik sepeda motor wajib melakukan penggantian oli mesin agar mesin menjadi awet dan performanya tetap terjaga.
Tapi, saat melakukan penggantian oli mesin, pemilik sepeda motor juga wajib memperhatikan oli mesin dengan bahan apa yang cocok digunakan pada mesin sepeda motor miliknya. Karena, tidak semua oli dapat digunakan pada sepeda motor.
Berikut ini beberapa jenis oli mesin yang direkomendasikan untuk sepeda motor berdasarkan bahan baku pembuatannya:
1. Oli sintetikOli sintetik merupakan oli yang berbahan dasar minyak bumi (mineral) yang diolah dan dicampur dengan bahan aditif. Oli sintetik bebas dari karbon reaktif karena merupakan hasil terbersih dari oli mineral.
Oli mesin sintetik ini memiliki sifat tidak mudah menguap serta mampu melapisi komponen kendaraan secara merata dan juga tahan pada kondisi ekstrem. Oli ini cocok digunakan untuk jenis motor tua atau motor sport yang mesinnya bekerja ekstra.
2. Oli semi sintetikOli semi sintetik merupakan campuran dari oli mineral dengan oli sintetik. Jadi tidak heran jika oli semi sintetik ini dijual dengan harga lebih murah dibanding oli sintetik yang murni.
Kekurangan oli semi sintetik ini mengandung karbon aktif dan mampu menghasilkan range viskositas yang lebih luas dan stabil dibanding oli mineral.
Sedangkan kelebihannya, oli semi sintetik memiliki kadar penguapan yang jauh lebih rendah dan membuat kinerja mesin menjadi lebih efisien.
3. Oli vegetableOli vegetable dibuat dari tumbuhan jarak yang disuling menjadi minyak sehingga menghasilkan pelumas yang baik.
Oli jenis ini memiliki kualitas yang baik untuk kendaraan dan memiliki harga yang lebih mahal dibanding pelumas lainnya.
Meski memiliki harga yang lebih mahal, oli vegetable memiliki kekurangan, yakni proses oksidasi yang cepat. Jadi, oli vegetable tidak cocok digunakan dalam jangka panjang karena penguapannya tinggi dan tidak tahan lama.
4. Oli mineralOli mineral merupakan oli yang terbuat dari bahan bakar minyak bumi yang disuling dan ditambahkan dengan zat aditif. Hasil pengolahan ini disempurnakan sehingga meningkatkan fungsi dan kemampuannya.
Campuran dari dua bahan yang tidak bersenyawa membuat oli mineral memiliki tingkat viskositas kurang stabil ketika berada di daerah bersuhu tinggi. Oli jenis ini dapat mengakibatkan kerak pada komponen mesin motor.
Meskipun memiliki kekurangan, tak menutup keunggulan oli jenis ini karena lebih awet serta getaran dari mesin cenderung halus saat mesin motor dingin.(*)
(hbd)