LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pakar medis di Thailand menyarankan warganya untuk menunda perjalanan ke
Jepang. Imbauan ini dikeluarkan setelah kematian artis Taiwan,
Barbie Hsu yang meninggal dunia karena
influenza yang diperparah oleh
pneumonia.
Asisten direktur Rumah Sakit Maharat Nakhon Ratchasima, Jade Boonyawongwiroj, menggambarkan
wabah influenza di Jepang sebagai wabah yang "parah", dengan rata-rata 66.132 kasus baru dilaporkan setiap hari selama 144 hari terakhir, menurut Nation Thailand.
Baca juga: Mirip Barbie Hsu, Aktor Muda China Meninggal karena Komplikasi FluDikutip VN Express, Kamis (6/2/2025), beberapa daerah di Tokyo memiliki tingkat
infeksi yang tinggi. Bahkan, beberapa rumah sakit menolak menerima pasien kecuali dalam kondisi serius.
Sebelumnya, para ahli medis di Hong Kong juga memperingatkan individu dengan kondisi kesehatan kronis untuk menghindari bepergian ke daerah yang mengalami lonjakan kasus flu, seperti dilaporkan South China Morning Post.
Institut Penyakit Menular Nasional Jepang memperkirakan sejak 2 September 2024 hingga 26 Januari 2025, negara tersebut mencatat sekitar 9,52 juta kasus flu, menurut data yang dirilis pada 31 Januari.
Barbie Hsu, 49, juga dikenal sebagai Big S, meninggal pada hari Minggu saat berlibur di Jepang selama liburan Tahun Baru Imlek.
Baca juga: Mirip Barbie Hsu, Aktor Muda China Meninggal karena Komplikasi FluUpacara kremasinya berlangsung di Jepang, dan suaminya, musisi Korea Selatan DJ Koo, diperkirakan akan membawa abunya kembali ke Taiwan pada 6 Februari, menurut TVBS.
Thailand berada di peringkat keenam dalam 10 negara teratas untuk kedatangan wisatawan asing ke Jepang, dengan lebih dari 1 juta wisatawan Thailand mengunjungi negara tersebut pada tahun lalu.
(est)