LANGIT7.ID - Jika berbicara tentang sepeda motor matic, pasti tak luput dengan komponen yang bernama V-Belt.
V-belt pada motor matic ini memiliki fungsi yang sama dengan rantai di sepeda motor manual, yaitu sebagai media penerus daya yang dihasilkan mesin ke roda belakang.
Umumnya, V-belt dikenal dengan komponen motor matic yang terbuat dari karet saja. Tapi, sebenarnya V-belt pada motor matic saat ini dibuat dengan bahan yang berbeda.
Setidaknya, ada tiga jenis bahan yang digunakan sebagai material utama dalam pembuatan V-belt motor matic, dan tiga jenis bahan yang digunakan pada masing-masing V-belt ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Agar tidak penasaran dengan apa saja bahan yang digunakan untuk membuat V-belt dan apa saja kelebihan dari masing-masing bahan tersebut?
Langsung saja simak selengkapnya di bawah ini:
1. V-Belt dengan bahan Chloropene Rubber (CR)V-belt yang terbuat Chrolopene Rubber (CR) merupakan jenis V-belt yang saat ini paling banyak digunakan pada sepeda motor matic yang beredar di pasaran.
Bahkan, kebanyakan V-belt jenis ini digunakan sebagai V-belt bawaan motor matic dari pabrikan.
V-belt jenis terbuat dari karet murni dengan campuran bahan kimia di pabrik dengan jumlah yang sedikit.
2. V-belt dengan bahan Etyhlene Propylene Diane Rubber atau EPDM RubberJenis bahan pembuatan V-Belt selanjutnya adalah Etyhlene Propylene Diane Rubber atau EPDM Rubber. V-belt yang terbuat dari bahan ini memiliki satu tingkatan di atas V-Belt yang terbuat dari bahan CR.
V-belt EPDM dibuat menggunakan karet yang sudah ditingkatkan durability dan performanya serta ditambahkan sedikit campuran bahan kimia dari pabrik.
Dengan adanya peningkatan tersebut, membuat V-belt EPDM ini lebih tahan panas dan memiliki usia pakai yang lebih panjang dari V-belt CR.
V-belt EPDM ini umumnya memiliki kode dengan huruf ‘HD’ yang memiliki arti heavy duty pada bagian v-beltnya.
3. V-belt dengan bahan KevlarJenis bahan pembuatan V-belt yang ke-3 adalah Kevlar. V-belt yang terbuat dari kevlar ini umumnya digunakan pada motor balap.
V-belt kevlar terbuat dari karet EPDM namun terdapat campuran Aramid atau kevlar pada benang dan jacket belt, fungsinya untuk me-reinforce (menguatkan) v-belt agar lebih kuat dan meningkatkan performa.(*)
(hbd)