LANGIT7.ID - Istilah Bore-up dan Tune-up pada sepeda motor pasti sudah tidak asing lagi didengar oleh kalian pecinta otomotif.
Bahkan, mungkin kalian juga pernah melakukan hal tersebut pada motor kesayangan kalian dengan tujuan meningkatkan performa motor.
Nah, meskipun Bore-up dan Tune-up ini sering dianggap suatu hal yang sama oleh kebanyakan orang, tapi sebenarnya kedua istilah tersebut merupakan hal yang sangat berbeda.
Perbedaan dari Bore-up dan Tune-up ini malah sangat mencolok dan tidak bisa disamakan dari segi cara menggarapnya hingga part apa saja yang harus di garap.
Nah, agar tidak salah sebut antara istilah Bore-up dan Tune-up di sepeda motor, ada baiknya kamu harus tahu apa saja perbedaannya seperti di bawah ini.
Bore-up
Perbedaan pertama antara Bore-up dan Tune-Up ini bisa dimulai berdasarkan makna, Bore-up diawali dengan kata ‘bore’ yang berarti diameter silinder dan ‘up’ yang berarti menaikan, meninggikan atau menambah.
Bore-up ini dilakukan dengan cara menambah diameter silinder supaya lebih luas sehingga menambah kapasitas mesin sepeda motor.
Bore-up motor yang bertujuan menaikan kapasitas mesin ini dilakukan dengan mengganti piston dengan ukuran yang lebih besar sesuai dengan diameter silindernya serta merubah bentuk dari ruang bakar atau squish.
Tune-up
Sedangkan untuk Tune-up adalah penyetelan atau menyetting ulang sepeda motor mulai dari mesin, suspensi, hingga bagian kelistrikan agar performanya kembali seperti sediakala saat motor masih baru.
Tune-up pada sepeda motor berbeda jauh dengan Bore-up yang harus mengubah bagian mesin motor dari kondisi standarnya.
Tune-up ini dilakukan sebisa mungkin tanpa turun mesin, karena motor yang melakukan tune-up adalah motor yang masih layak berjalan hanya saja performanya sudah turun.(*)
