LANGIT7.ID - Ban sepeda motor terbuat dengan bahan yang tingkat kekerasannya berbeda. Tingkatan tersebut disebut dengan compound dan berfungsi sebagai pelapis ban agar mampu mencengkram permukaan jalan dengan baik, seimbang, dan tahan lama.
Untuk compound ban sepeda motor sendiri dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu hard compound, medium compound dan soft compound.
Dari ketiga tingkatan compound ban yang paling banyak digunakan untuk kebutuhan harian adalah hard compound dan medium compound.
Tapi tak jarang juga kita menemui pemilik motor yang lebih memilih menggunakan ban dengan soft compound untuk harian.
Padahal, umumnya ban soft compound ini digunakan untuk kebutuhan race atau balap.
Tapi perlu diperhatikan, ban soft compound ini memiliki kelebihan dan kekurangannya jika digunakan untuk harian.
Kelebihan ban soft compoundUntuk kelebihannya sendiri, ban soft compound ini memiliki cukup banyak seperti:
- Memiliki daya cengkraman yang bagus dengan aspal, membantu kendara melaju dengan kecepatan maksimal.
- Tidak mudah tergelincir di jalanan walaupun saat medan jalan basah atau hujan.
- Kemampuan yang baik pada tikungan dan akselerasi yang bagus.
- Perpindahan suhu dari jalanan panas ke dingin secara drastis tidak banyak merubah daya cengkraman ban ke aspal, beda dengan compound tipe hard.
- Kemampuan pengereman lebih baik.
Kekurangan ban soft compoundSedangkan kekurangannya sendiri untuk ban soft compound adalah sebagai berikut:
- Ban rentan mengalami pecah/sobek ketika menghantam objek keras, ini sangat berbahaya dengan medan jalan seperti di Indonesia.
- Cepat aus dan tidak tahan lama dibandingkan dengan hard atau medium compound, bahkan bisa bertahan 3 hingga 5 bulan saja saat digunakan.
- Beli ban harus dibedakan sesuai medan, bunga ban medan kering berbeda dengan bunga ban medan basah.
- Cengkraman yang kuat antara aspal dan ban membuat mesin harus bekerja kuat, tarikan mesin ekstra sehingga boros dalam bahan bakar.(*)
(hbd)