LANGIT7.ID-Jakarta; Performa gemilang Alisson Becker dan gol telat Harvey Elliott membawa Liverpool mencuri kemenangan 1-0 dari PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3/2025). Meski didominasi sepanjang pertandingan, The Reds berhasil pulang dengan tiga poin berkat gol di menit ke-87 yang membungkam Parc des Princes.
Liverpool kembali membuktikan ketangguhan mereka di kompetisi Eropa dengan kemenangan taktis yang membuat mereka berada di posisi menguntungkan menuju leg kedua di Anfield. Sementara PSG harus menelan pil pahit setelah gagal mengonversi dominasi mereka menjadi gol, termasuk satu gol Kvaratskhelia yang dibatalkan VAR karena offside tipis.
Drama VAR dan Penyelamatan Ajaib Alisson BeckerPertandingan di Paris diwarnai kontroversi VAR yang menjadi perbincangan. Selain gol Kvaratskhelia yang dibatalkan, keputusan kontroversial lainnya adalah ketika Ibrahima Konate lolos dari kartu merah setelah tampak mendorong Bradley Barcola yang sedang berhadapan dengan gawang.
PSG mendominasi seluruh pertandingan tetapi gagal mencetak gol, membuktikan betapa kejamnya sepak bola kadang bisa terjadi.
Serangan demi serangan dilancarkan tuan rumah, namun Alisson Becker tampil bak tembok kokoh yang tak bisa ditembus. Kiper Brasil ini mencatatkan sembilan penyelamatan krusial yang membuat pendukung PSG frustrasi. Penampilannya layak mendapat nilai 9,5/10 dan menjadikannya Man of the Match yang tak terbantahkan.
Ousmane Dembele menjadi momok bagi pertahanan Liverpool sepanjang laga dengan kecepatan dan keterampilannya melewati pemain. Andrew Robertson terlihat kesulitan menghadapi pemain Prancis tersebut, mendapatkan nilai terendah di kubu Liverpool dengan 5/10.
Kecemerlangan Elliott dan Kegagalan Bintang PSGMomen paling dramatis terjadi di menit ke-87 ketika Harvey Elliott, yang baru 47 detik berada di lapangan menggantikan Mohamed Salah, mencetak gol penentu kemenangan. Assist brilian Darwin Nunez yang mengontrol bola dengan sempurna memungkinkan Elliott melepaskan tembakan yang tak mampu ditahan sempurna oleh Donnarumma.
Elliott mencetak gol penting ini hanya 47 detik setelah masuk lapangan, menjadikannya pahlawan tak terduga bagi Liverpool di malam yang sulit di Paris.
Mohamed Salah yang biasanya menjadi andalan Liverpool justru tampil mengecewakan dengan rating 5/10. Pemain Mesir ini hampir tidak mendapatkan sentuhan berarti dan sering kehilangan bola saat berhadapan dengan Nuno Mendes yang solid.
Di sisi PSG, Khvicha Kvaratskhelia menjadi pemain yang paling menonjol dengan rating 8,5/10. Meski golnya dibatalkan, pemain Georgia ini terus meneror pertahanan Liverpool dengan pergerakan lincah di berbagai posisi.
Kemenangan ini memberi Liverpool keuntungan besar menjelang leg kedua di Anfield dua minggu mendatang. PSG kini harus mencetak minimal dua gol di kandang Liverpool jika ingin melaju ke perempat final.
Hasil ini juga semakin memperkuat reputasi pelatih Liverpool sebagai ahli strategi di kompetisi Eropa, mampu meraih kemenangan penting bahkan ketika timnya tidak dalam performa terbaik.
Bagi para penggemar sepak bola, pertandingan leg kedua di Anfield dipastikan akan menjadi tontonan seru dengan PSG yang akan bermain habis-habisan dan Liverpool yang siap mengeksploitasi ruang terbuka untuk mematikan harapan tim Prancis tersebut.
Leg kedua pertandingan ini di Anfield akan menjadi penentu siapa yang melaju ke babak perempat final Liga Champions, dengan Liverpool membawa keunggulan berharga 1-0.
(lam)