Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 15 Agustus 2026
home lifestyle muslim detail berita

Hindari Beri Sarapan Ini pada Anak, Dampaknya Tidak Bagus untuk Kesehatan

fajar adhitya Jum'at, 07 Maret 2025 - 04:40 WIB
Hindari Beri Sarapan Ini pada Anak, Dampaknya Tidak Bagus untuk Kesehatan
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Pentingnya memperhatikan pilihan makanan yang akan disajikan untuk sarapan anak. Dokter naturopati dan ahli gizi holistik Pedi Mirdamadi menyarankan pemilihan makanan utuh seperti telur, madu, sayuran, dan buah-buahan untuk sarapan anak.

Melansir dalam siaran Medical Daily, dia juga menyebut beberapa makanan yang sebaiknya tidak dipilih untuk sarapan anak dalam unggahan di platform TikTok.

Menurut dia, makanan yang sebaiknya dihindari untuk sarapan anak antara lain oatmeal olahan.

Dia mengkhawatirkan pengaruh kandungan gula tinggi serta potensi residu pestisida pada produk oatmeal olahan yang dibuat dari oatmeal yang ditanam secara konvensional terhadap kesehatan anak.

"Jadi, kalau ingin memberikan oatmeal, berikan oatmeal organik tanpa pemanis, tambah madu atau buah-buahan saja," ujarnya.

Dia menambahkan, oatmeal yang kaya serat dapat disajikan bersama beri segar, madu, sirup mapel, selai kacang, atau kacang almond untuk memperkaya kandungan gizi sarapan anak.

Dokter Mirdamadi juga tidak menyarankan pemberian kue pop tar untuk sarapan anak. Kandungan sirup jagung dengan fruktosa tinggi pada kue panggang dalam kemasan itu dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe dua.
Kue kering ini juga sering kali mengandung perasa buatan, lemak tidak sehat, dan pewarna sintetis yang tidak baik untuk anak(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 15 Agustus 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:01
Ashar
15:21
Maghrib
17:58
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan