LANGIT7.ID - Saat sepeda motor matic tak kuat atau terasa berat digunakan pada jalanan yang menanjak, berarti perlu dilakukan servis pada bagian CVTnya.
Karena, biasanya motor matic yang tak kuat diajak nanjak ini ada masalah pada bagian CVT.
Sebenarnya, melakukan servis CVT ini dilakukan secara rutin tiap 9 hingga 10 ribu kilometer atau tiap melakukan 3 kali penggantian oli mesin.
Servis CVT secara rutin juga berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen CVT dan menjaga performa dan keawetan pada mesin motor matic.
Nah, jika motor matic mulai terasa berat dan tak kuat digunakan untuk jalan yang menanjak berarti komponen CVTnya ada yang mengalami masalah.
Umumnya, ada dua penyebab yang terjadi jika motor matic mengalami masalah tersebut.
Penyebab pertama adalah seal kruk as bocor atau rembes yang mengakibatkan oli berceceran dan mengenai komponen CVT yang seharusnya kering.
Sehingga menimbulkan slip dan mengakibatkan tarikan motor menjadi berat, serta motor sulit digunakan untuk menanjak.
Selain karena seal kruk as yang bocor, penyebab lain yang bisa terjadi saat motor matic milikmu tidak kuat nanjak adalah roller weight yang sudah aus atau penggunaan roller weight yang bobotnya tidak tepat.
Apalagi jika roller yang aus ini bentuknya sudah peyang, tak hanya tidak akan kuat untuk nanjak motor matic juga biasanya sulit untuk akselerasi pada jalan yang rata sekalipun.(*)
(hbd)