Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home masjid detail berita

Asal Usul dan Makna Minal Aidin wal-Faizin yang Perlu Kamu Tahu

haris budiman Senin, 24 Maret 2025 - 13:26 WIB
Asal Usul dan Makna Minal Aidin wal-Faizin yang Perlu Kamu Tahu
Ilustrasi hari raya Idul Fitri. (freepik.com)
LANGIT7.ID- Setiap Hari Raya Idulfitri, umat Muslim sering mengucapkan "Minal 'Aidin wal-Faizin" sebagai bentuk salam dan doa.

Ungkapan ini telah menjadi bagian dari tradisi Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, tidak sedikit orang yang kurang memahami asal-usul, makna, dan sejarah yang melatarbelakanginya.

Asal Usul Ungkapan "Minal 'Aidin wal-Faizin"

Secara bahasa, "Minal 'Aidin wal-Faizin" berasal dari bahasa Arab:

"Minal 'Aidin" (من العائدين) yang berarti "termasuk dari orang-orang yang kembali"

"Wal-Faizin" (والفائزين) yang berarti "dan termasuk orang-orang yang menang"

Ungkapan ini tidak berasal dari hadis atau ayat Al-Qur'an, tetapi merupakan bagian dari budaya masyarakat Arab dalam merayakan Idulfitri.

Konon, ungkapan ini populer di kalangan umat Muslim sebagai doa agar seseorang termasuk dalam golongan orang yang kembali dalam keadaan suci dan mendapat kemenangan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Makna dan Arti "Minal 'Aidin wal-Faizin"

Secara keseluruhan, ungkapan ini dapat diartikan sebagai:
"Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan memperoleh kemenangan."

Kembali ke fitrah berarti kembali kepada kesucian jiwa, sebagaimana bayi yang baru lahir tanpa dosa. Sementara "kemenangan" merujuk pada keberhasilan dalam menunaikan ibadah puasa dan mendapatkan ampunan dari Allah.

Meskipun bukan bagian dari ajaran Islam yang baku, ungkapan ini telah lama digunakan oleh masyarakat Arab sejak zaman dahulu dalam perayaan Idulfitri. Dalam perkembangannya, ungkapan ini menyebar ke berbagai negara Muslim, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, ungkapan ini sering dikombinasikan dengan "Mohon maaf lahir dan batin", yang menegaskan pentingnya saling memaafkan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

"Minal 'Aidin wal-Faizin" bukanlah doa atau salam yang berasal dari Al-Qur'an dan hadis, tetapi merupakan bagian dari tradisi umat Muslim dalam menyambut Idulfitri.

Ungkapan ini bermakna doa agar kita termasuk orang-orang yang kembali dalam keadaan suci dan meraih kemenangan. Sebagai bentuk penghormatan dan kebaikan, tidak ada salahnya menggunakan ungkapan ini untuk mempererat silaturahmi saat Hari Raya Idulfitri.(*)

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)