LANGIT7.ID-Tak banyak masjid di Tanah Air yang ramah terhadap kaum disabilitas. Dari sedikit ini, ada Masjid Izzatul Islam di Bekasi, Jawa Barat.
Sejak didirikan pada 2012 atas inisiatif warga, masjid yang berdiri di atas lahan seluas 2.000 meter persegi ini terus berkembang, termasuk dengan menghadirkan ceramah berbahasa isyarat bagi jemaah tuli.
Langkah ini menjadikan Masjid Izzatul Islam sebagai salah satu masjid percontohan ramah difabel di Indonesia. Program ceramah berbahasa isyarat dilaksanakan setiap bakda zuhur, bekerja sama dengan Majelis Tuli Bekasi. Penerjemah bahasa isyarat ditempatkan di samping mimbar untuk menerjemahkan materi secara langsung agar jemaah tuli dapat memahami isi ceramah dengan mudah.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Izzatul Islam, Aris Heriyadi, mengatakan, inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan ibadah yang lebih inklusif.
"Yang datang ke sini dari berbagai kalangan. Kebetulan ada kawan dari Majelis Tuli Bekasi yang sedang beritikaf di sini, dan kami fasilitasi mereka untuk berceramah menggunakan bahasa isyarat," ujar Aris.
Masjid dengan pesona arsitektur megah Masjid ini memiliki bangunan megah dengan kubah utama berwarna emas dan enam kubah kecil yang mengelilinginya.
Kubah utamanya yang besar terletak tepat di tengah masjid, dikelilingi enam kubah kecil berwarna serupa, menciptakan kesan megah yang berpadu dengan nuansa ketenangan.
Fasad masjid dihiasi garis-garis lengkung dengan aksen warna lembut pada dindingnya. Desain ini tidak hanya mempercantik tampilan luar, tetapi juga memberikan atmosfer tenteram bagi jemaah, terutama bagi mereka yang menjalankan iktikaf di bulan Ramadan.
Dengan kapasitas 2.000 jemaah, masjid ini menjadi salah satu rumah ibadah terbesar di Kabupaten Bekasi yang memiliki motto Swatantra Wibawa Mukti.(*)
(hbd)