LANGIT7.ID-Jakarta; Kita semua ingin tetap sehat, dan mengonsumsi suplemen vitamin mungkin terlihat seperti cara cepat dan mudah untuk mengisi kekurangan nutrisi. Namun, ada hal yang mengejutkan, tidak semua suplemen vitamin seaman atau bermanfaat seperti yang terlihat.
Laman TimesofIndia melaporkan bahwa faktanya, beberapa suplemen yang paling umum dapat mengacaukan kesehatan usus kita secara diam-diam dan membuat kita merasa lebih buruk dari waktu ke waktu.
Usus kita seperti pusat komando untuk kesehatan kita secara keseluruhan. Ini bukan hanya tentang pencernaan, tetapi juga berdampak pada suasana hati, kekebalan tubuh, dan bahkan tingkat energi kita. Namun, ketika suplemen sintetis tertentu mengganggu sistem yang sensitif ini, suplemen tersebut dapat memicu masalah yang tidak pernah diduga.
Berikut adalah tiga suplemen vitamin seperti itu, menurut Dr Janine Bowring, ND, seorang dokter naturopati yang harus kita waspadai dan apa yang bisa Anda lakukan sebagai gantinya.
Multivitamin sintetis
Banyak multivitamin yang dijual bebas adalah sintetis. Jika melihat daftar bahan dan ada nama-nama seperti Vitamin A sebagai Retinyl Palmitate atau Vitamin B6 sebagai "Pyridoxine Hydrochloride", itu adalah tanda bahaya. Ini adalah versi buatan laboratorium, bukan jenis yang secara alami didapat tubuh dari makanan.
Bentuk-bentuk sintetis ini dapat mengiritasi lapisan usus, mengganggu keseimbangan bakteri baik, dan dalam beberapa kasus, bahkan membebani hati dari waktu ke waktu.
Bahan-bahan ini lebih sulit diuraikan oleh tubuh, yang berarti alih-alih menyerap nutrisi, tubuh malah kesulitan untuk mendetoksifikasi.
Vitamin B12
Vitamin B12 sangat penting untuk energi dan kesehatan saraf. Namun, jika label suplemen menyebutkan “cyanocobalamin”, itu adalah versi sintetis yang mengandung sedikit sianida.
Meskipun dosisnya rendah, asupan rutin dapat mempengaruhi jalur detoksifikasi dan dapat mengiritasi usus dan hati kita, terutama jika tubuh kita sedang stres.
Tidak berhenti sampai di situ. Orang dengan masalah usus seperti IBS atau asam lambung rendah bahkan mungkin tidak dapat menyerap bentuk B12 ini dengan baik, sehingga hanya menambah ketidakseimbangan.
Magnesium stearat
Magnesium stearat bukan lah vitamin itu sendiri, melainkan zat tambahan yang umum digunakan dalam banyak suplemen untuk membantu pil meluncur dengan lancar melalui mesin-mesin manufaktur.
Kedengarannya tidak berbahaya, tetapi bisa menjadi pengganggu yang diam-diam. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa magnesium stearat dapat menciptakan biofilm dalam usus, yang mencegah penyerapan nutrisi yang tepat.
Hal ini juga dapat mengurangi keefektifan probiotik dan merusak penghalang pelindung usus dari waktu ke waktu.(*)
(lam)