Armuji atau kerap disapa Cak Ji dilaporkan usai melakukan sidak ke perusahaan tersebut. Cak Ji tidak diterima dengan baik saat mendatangi perusahaan tersebut.
Karena tak diizinkan masuk dan gerbang juga dikunci, Cak Ji mencoba untuk menghubungi pemilik perusahaan. Namun siapa nyana, Cak Ji malah disebut penipu oleh pemilik perusahaan tersebut.
Melalui Instagram resminya, Cak Ji menjelaskan alasannya mendatangi perusahaan tersebut.
"Waktu saya membela anak yang ijazahnya ditahan oleh perusahaan yang saya sidak kemarin, dan ternyata mereka saya datangi dengan baik-baik, tapi responsnya seperti apa yang di video (tidak baik-baik). Bisa dikatakan penipu dan segala macam," katanya melalui Instagram resminya @cakj1 maupun channel YouTube-nya, Jumat (11/4/2025).
Imbas dari sidak yang dilakukannya, pada 10 April 2025 lalu Cak Ji dilaporkan oleh sang pengusaha yang disebut berinisial HJD.
"Apa yang saya lakukan adalah untuk membela kebenaran, untuk membela anak-anak yang tertindas. Wong ijazah ditahan sekolah saja sama pemerintah provinsi sekarang ini dibebaskan,"
"Ini orang mau resain kerjaan, ijazahnya yang ditempuh dalam waktu 3 tahun kok ditahan. Saya kalau dipanggil, saya akan hadir dan saya akan jelaskan secara jelas," tambahnya.
Sebelumnya Cak Ji menerima laporan ada salah satu warga yang ijazahnya ditahan oleh perusahaan ketika ingin resain.
"Sekarang saya mau ke tempat suatu perusahaan di mana ada warga saya yang ijazahnya ditahan di perusahaan tersebut, karena mereka resain ijazahnya tidak diberikan, ini kan sudah melanggar suatu aturan," kata Cak Ji saat sidak.
Namun kedatangan Cak Ji tidak disambut baik oleh si pemilik. Menyiasati kondisi tersebut, Cak Ji mengontak si pemilik perusahaan melalui panggilan telepon.
Lagi-lagi respons tidak bersahabat dari pemilik perusahaan diterima oleh Cak Ji. Bahkan, sang pemilik menyebut Cak Ji sebagai penipu.
"Saya wakil wali kota bu," kata Cak Ji.
"Urusannya apa, Pak?" jawab pemilik perusahaan.
"Ini ada warga saya yang ditahan ijazahnya," ucap Cak Ji menjelaskan.
"Mau wakil wali kota, mau apa, sampean kalau ada keluhan ke polisi aja, saya nda kenal sampean, sampean penipuan," jawab pemilik perusahaan.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”