LANGIT7.ID - Di sepeda motor, rem menjadi salah satu komponen utama yang memiliki peran sangat penting. Rem berfungsi untuk memperlambat dan menghentikan laju motor.
Dengan fungsinya tersebut, menjadikan rem sebagai komponen di sepeda motor yang sangat berperan dalam menunjang keselamatan selama berkendara.
Umumnya ada dua jenis rem yang digunakan pada sepeda motor, yaitu rem tromol (drum brake) dan rem cakram (disc brake) yang keduanya memiliki sistem kerja yang berbeda.
Rem tromol menjadi jenis rem yang paling banyak digunakan pada sepeda motor untuk rem belakang. Hal ini dikarenakan rem tromol memiliki cukup banyak kelebihan.
Selain memiliki banyak kelebihan, rem tromol juga memiliki beberapa kekurangan. Karena itu, kali ini kita akan membahas mengenai apa saja kelebihan dan kekurang dari rem tromol yang digunakan di sepeda motor.
Rem tromol di sepeda motor memiliki cara kerja dengan menggesekan kampas rem pada tuas drum saat diregangkan dengan tromol.
Pada sepeda motor matic, rem tromol yang terletak di belakang dioperasikan menggunakan tuas rem.
Sementara pada sepeda motor bebek dan sport yang menggunakan rem tromol di roda belakang, mengoperasikannya menggunakan pedal rem yang terletak di sebelah kanan bawah.
Untuk kelebihan dan kekurangan dari rem tromol yang kini masih banyak digunakan di sepeda motor, bisa kamu lihat selengkapnya di bawah ini.
Kelebihan rem tromol1. Tidak mudah terkena kotoran dan debuKarena letaknya yang berada di dalam, maka tromol menjadi tidak mudah disusupi debu ataupun kotoran sehingga kinerjanya tidak akan terganggu.
2. Sistem rem yang mudah dan murahDari cara kerjanya, sistem rem tromol ini sangat mudah dan simpel. Namun dengan kinerja yang powerful mampu menghentikan laju kendaraan. Selain mudah, rem tromol juga murah pada setiap komponen nya (kampas), motor yang menggunakan rem tromol juga lebih murah dibandingkan yang menggunakan rem cakram.
3. Kinerja pengereman yang LembutBerbeda dengan rem cakram yang ganas karena akurasinya tinggi, rem tromol menghasilkan pergerakan penghentian/perlambatan yang lebih perlahan atau lembut.
4. Mampu menahan beban BesarSistem rem ini dikenal bisa menahan beban berat dan besar, terbukti kendaraan roda empat seperti Bus dan Truk juga menggunakan rem tromol.
5. Rem tromol lebih awetRem tromol ini cenderung lebih awet dibandingkan dengan rem cakram. Sebab, rem tromol memiliki kontak sepatu rem dan tromol yang besar, maka daya pengereman tersebar lebih luas dan bisa membuat rem tromol bertahan lebih lama dibandingkan rem cakram dengan diameter serupa.
Kekurangan Rem Tromol1. Rem tidak terlalu pakemKarena penghetianya yang hanya menggunakan sistem gesekan dan bukan cengkraman (cakram) tentu hasil pengeremanya tidak terlalu pakem dan instan, tidak seperti rem cakram.
2. Penggantian kampas relatif lebih lama dan rumitTidak seperti rem cakram yang tidak perlu mencopot as roda dan membuka drum untuk mengganti kampas, di rem tromol penggantian kampas relatif lebih membutuhkan waktu yang lama dibandingkan rem cakram, yang dimana rem cakram tinggal mencopot baut kaliper.
3. Bentuk yang kurang menarikAspek keindahan berkurang jika menggunakan rem tromol (relatif), disana ada tuas yang mengganggu objek mata melihat bulatnya ban, berbeda dengan rem cakram yang pastinya lebih enak dipandang.(*)
(hbd)