LANGIT7.ID-Jakarta; Sistem pengereman yang ada pada sepeda motor, merupakan komponen penting yang wajib ada. Karena, sistem pengereman ini berfungsi untuk mengurangi dan menghentikan laju sepeda motor saat dikendarai.
Mengingat pentingnya fungsi dari rem sepeda motor ini, maka para pemilik motor harus memperhatikan kondisi dan melakukan perawatan secara berkala.
Seperti dengan penggantian kampas rem saat kampas sudah mulai aus atau habis. Hal ini berlaku pada semua jenis sistem pengereman motor, baik itu rem tromol maupun rem cakram.
Jika kampas rem motor habis atau aus namun pemilik tidak segera menggantinya, bukan hal yang mustahil jika akan muncul berbagai efek negatif pada motor, pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Lalu apa saja efek negatif yang bisa ditimbulkan dari telat melakukan penggantian kampas rem motor? Simak selengkapnya berikut ini.
Efek kampas rem habis tidak segera diganti
Efek negatif yang bisa terjadi dari telat penggantian kampas rem motor adalah terjadinya kerusakan pada komponen lainnya. Komponen tersebut seperti piringan cakram jika pada rem jenis cakram.
Jika piringan cakram sudah tergerus dan menimbulkan baret, maka rem menjadi tidak pakem atau pengereman tidak sempurna lagi. Meskipun kampas remnya diganti dengan kampas baru yang original sekalipun, rem tidak akan bekerja dengan sempurna.
Sedangkan pada rem tromol, maka kerusakannya akan terjadi pada rumah tromolnya yang menjadi cepat aus. Akibatnya pengereman menjadi lebih dalam dan rem juga kurang sempurna atau tidak pakem.
Efek negatif lain saat kampas rem yang aus telat diganti adalah rem menjadi tidak berfungsi, hal ini tentu saja sangat berbahaya baik itu bagi pengendara motor sendiri, ataupun pengendara lain.
Karena itu, bagi para pemilik sepeda motor sangat disarankan untuk cermat kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian kampas rem motornya.(*)
(hbd)