LANGIT7.ID-Jakarta; Pelatih baru Manchester United, Ruben Amorim, kabarnya menjadikan bintang Newcastle United, Bruno Guimaraes, sebagai target utama dalam bursa transfer musim panas ini. Tapi, ada banyak tantangan yang harus dilalui Setan Merah jika ingin mewujudkan transfer gelandang asal Brasil itu.
Musim ini jadi salah satu musim terburuk dalam sejarah Premier League bagi United. Mereka sudah resmi mencatatkan performa liga terburuk mereka, dan satu-satunya harapan untuk menutup musim dengan sedikit kebanggaan adalah melalui Liga Europa. Maka dari itu, masuk akal kalau Amorim ingin mendatangkan pemain baru untuk memperbaiki performa tim, khususnya agar musim depan bisa bersaing lagi di papan atas klasemen.
Guimaraes Jadi Target Utama MULaporan dari TEAMtalk menyebutkan bahwa United sudah menyusun daftar belanja ideal mereka untuk memperkuat lini tengah, dan nama Bruno Guimaraes ada di urutan paling atas.
Bakal ada banyak perubahan besar di Old Trafford saat jendela transfer dibuka. Amorim kabarnya ingin mendatangkan minimal dua gelandang baru, apalagi Christian Eriksen diprediksi akan hengkang musim panas ini, disusul Casemiro yang juga akan didepak.
Tapi ada kendala besar. MU harus bisa menjual Casemiro dulu kalau ingin merekrut Guimaraes, karena gaji tinggi sang gelandang Brasil membuat banyak klub berpikir dua kali untuk merekrutnya. Meski begitu, internal MU sudah membahas kemungkinan mendatangkan Guimaraes walaupun mereka sadar ini bukan urusan mudah.
Amorim sangat mengagumi gaya main Guimaraes yang serba bisa. Tapi transfer ini butuh dana besar, sementara MU saat ini belum tentu punya cukup dana, terutama karena banyak klub juga mengincar pemain yang pernah disebut Gabriel Martinelli sebagai “salah satu gelandang terbaik di dunia” itu.
Newcastle sendiri ogah menjual sang kapten sekaligus idola fans mereka. Klub pemenang Piala Liga ini malah berharap bisa memperpanjang kontrak Guimaraes karena dianggap sangat penting dalam rencana pelatih Eddie Howe.
Sementara itu, rencana melepas Casemiro juga belum jelas karena gaji besarnya bikin klub-klub peminat mundur perlahan. MU pun maunya menjual dengan harga tinggi, jadi proses transfer Guimaraes bisa tersendat di dua sisi: satu belum pergi, satu lagi belum bisa dibeli.
(lam)