LANGIT7.ID-Sembilan pasangan pengantin dari berbagai wilayah Indonesia menikah gratis dengan suasana romantis di Pantai Sundak Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu (23/4/2025).
Prosesi nikah bareng diawali dengan kirab 9 pasangan pengantin menggunakan gaun dan jas berwarna warni bersama bridesmaid diiringi musik live tentang cinta dan alam.
Mereka melangkah menuju pelaminan dengan disaksikan bupati Gunungkidul, kapolres, dandim, kepala Kemenag Gunungkidul, Panemu Tepus beserta jajaran Muspika Tepus, kepala KUA Tepus dan tamu undangan.
Ketua Golek Garwo Fortais dan Nikah Bareng Nasional H. Ryan Budi Nuryanto, SE menyatakan bahwa animo masyarakat untuk ikutan nikah bareng sangat tinggi dan banyak pihak yang peduli mendukung kegiatan ini. Sehingga dengan segala kreativitas dan kolaborasinya bisa mewujudkan impian para calon pengantin yang mempunyai banyak keterbatasan.
Senada, Andika Susetio selaku pimpinan Sundak Beach House, mengungkap pernikahan tersebut merupakan kepedulian untuk berbagi kebahagiaan kepada para calon pengantin.
![Romantisnya, 9 Pasangan Pengantin Menikah Gratis di Pantai Sundak Gunungkidul]()
Dok. Fortais Bantul
"Sekaligus dengan kegiatan ini tempat ini dapat menjadi pilihan destinasi wisata, pernikahan dan kuliner di pantai Sundak Gunungkidul dapat melihat sunset tidak kalah dari Bali ataupun Eropa," katanya.
Prosesi ijab kabul kali ini menarik karena dilakukan di tepi Pantai Sundak dengan hamparan pasir putih di senja hari saat matahari akan tenggelam atau sunset.
Dengan mahar unik seperangkat alat sholat, cincin kawin, dan kelapa muda sebagai lambang kesegaran, harapan baru dan kesuburan serta serta semangat kehidupan kemakmuran yang diharapkan.
Suasana sakral dan haru ketika prosesi ijab qobul berlangsung seperti dirasakan pasangan Mia Nurul P dan Saiful Heru dari Bandung.
Mereka sangat bahagia tidak menyangka dapat menikah di tepi Pantai Sundak. Pasangan Putri Puspita dan Wicaksono Dwi berasal dari Kulon Progo dan Brebes juga merasakan hal serupa.
Nampak wajah bahagia para pengantin dan riuh tamu undangan ketika dinyatakan sah. Nampak air mata bahagia menetes disaksikan tamu undangan.
Prosesi ijab qobul dipimpin oleh kepala KUA Tepus Edi Mustiar Amansah dan penghulu Imam Djauhari.(*)
(hbd)