LANGIT7.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia. Kerja sama itu tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) PLN dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tentang penyediaan pasokan tenaga listrik untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata.
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, mengatakan dukungan tersebut berupa sistem kelistrikan yang prima. Cadangan kelistrikan hampir di seluruh sistem mencapai lebih dari 40%
"Target cadangan kelistrikan di masa depan bisa mencapai 50%. Terlebih, sekarang sedang proses konstruksi pembangkit-pembangkit program 35.000 megawatt," kata Zulkifli seperti dikutip dari Antara, Rabu (29/9).
Baca juga:
Pemerintah Anggarkan Rp9,2 Triliun untuk Pemulihan PariwisataIa menegaskan bahwa PLN siap mendukung dan optimistis dalam menyediakan kebutuhan listrik untuk untuk Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang diperkirakan membutuhkan suplai listrik sebesar 344 megawatt.
"Kami juga berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjamin kemudahan akan penyediaan listrik yang andal dan berkualitas dengan tarif kompetitif, serta bisa mendapatkan opsi pemenuhan energi terbarukan melalui renewable energy certificate (REC)," ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, mengapresiasi kolaborasi dengan PLN yang akan mendukung kelistrikan bagi 10 detinasi wisata prioritas dan lima destinasi wisata super prioritas.
Menurutnya, kerja sama ini untuk mengimplementasikan Peraturan Presiden No.18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, antara lain terdapat 10 destinasi pariwisata prioritas, delapan destinasi pariwisata pengembangan, dan satu revitalisasi destinasi pariwisata.
Baca juga:
Dukung Pemulihan Sektor Parekraf, Pemerintah Salurkan Bantuan Insentif"Perjanjian itu merupakan perpanjangan dari kerja sama yang sudah ditandatangani sebelumnya dan akan berakhir pada 27 Oktober 2020," ucapnya.
Selain mendukung pemenuhan pasokan listrik yang cukup, PLN juga mendukung pengembangan lima destinasi prioritas seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).
Total nilai bantuan sepanjang tahun 2020 hingga 2021 mencapai Rp4,3 miliar yang diwujudkan melalui kegiatan pengembangan desa wisata, pengembangan Rumah BUMN, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.
(sof)