Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mahasiswa IPB Kembangkan Biodiesel dari Minyak Jelantah, Bantu Kesejahteraan Nelayan Kecil

mahmuda attar hussein Kamis, 30 September 2021 - 07:31 WIB
Mahasiswa IPB Kembangkan Biodiesel dari Minyak Jelantah, Bantu Kesejahteraan Nelayan Kecil
ilustrasi minyak jelantah (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Bogor - Mahasiswa IPB University menggagas energi terbarukan, dengan mengolah minyak jelantah menjadi biodiesel. Mereka adalah Shabrina Ghaissan beserta dua rekannya yang tergabung dalam Tim BI FUEL.

Melalui inovasinya itu, ketiga mahasiswa IPB ini berhasil menyabet Juara 3 Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK) dari Aspek Energi Bersih Terbarukan dan Terjangkau.

Mahasiswa IPB Kembangkan Biodiesel dari Minyak Jelantah, Bantu Kesejahteraan Nelayan Kecil

Sebagai Ketua Tim BI FUEL, Shabrina menjelaskan, melalui inovasinya ini, terdapat model bisnis yang kolaboratif dan integratif. Di mana kolaborasi integrasi ditekankan guna memperkuat keberlanjutan usaha jangka panjang.

Ia juga menyebutkan, bisnis BI FUEL ini berbasis sociopreneur. Sehingga tujuan bisnis tidak semata-mata mengejar profit atau keuntungan materi, tapi juga kesejahteraan nelayan kecil.

"BI FUEL menjual biodiesel kepada nelayan dengan harga di bawah pasar, yakni Rp5.150 per liter. Sedangkan kepada non nelayan Rp9.300 per liter," katanya dikutip dari laman ipb.ac.id.

Harga lebih rendah diberikan kepada nelayan, karena menurutnya masih banyak nelayan yang kesulitan menjangkau bahan bakar. Terlebih di kalangan nelayan, harga bahan bakar yang beredar saat ini terhitung cukup mahal.

BI FUEL diyakini menjadi salah satu solusi yang bermanfaat bagi lingkungan, seperti mengurangi pencemaran air, serta memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan baku utama. Sehingga, BI FUEL menjadi energi yang ramah lingkungan tanpa menyebabkan polusi yang bisa menjadi pilihan.

Gagasan BI FUEL ini juga terbilang unik, karena mengintegrasikan kolaborasi di hulu dan hilir. Di mana menghubungkan bisnis aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

Selain itu, prosesnya pun melibatkan banyak komponen masyarakat. Sehingga merupakan bisnis yang prospektif dan layak dioperasikan.

Dalam kompetisi yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ini, Shabrina bersama timnya menggagas ide biodiesel dari minyak jelantah yang diproses melalui esertifikasi.

“Dalam proses produksinya dihasilkan gliserin sebagai produk sampingan hasil esterifikasi. Pada dasarnya bisnis biodiesel dari minyak jelantah sudah banyak dieksekusi di berbagai wilayah di Indonesia, sehingga bukanlah sebuah bisnis baru,” ujar Shabrina.

Untuk menghasilkan inovasi ini, Shabrina bersama rekannya dibimbing oleh dosen Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr Burhanuddin. Selain itu, tim BI FUEL juga didampingi oleh beberapa dosen lain, yakni Prof Erliza Hambali, Dr Feryanto, Dr Anna Fariyanti, dan Suhendi, MM.

Sebagai informasi, Kompetisi Mahasiswa Nasional bidang ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan digelar untuk mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu. Selain itu, juga menjadi upaya mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah.

Rangkaian kompetisi tersebut akan dinilai oleh juri dengan komposisi yang seimbang antara perwakilan akademisi dan praktisi bidang bisnis, manajemen dan keuangan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)