Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Mata Juga Bisa Teebakar Jika Terpapar Sinar UV

fajar adhitya Ahad, 22 Juni 2025 - 06:08 WIB
Mata Juga Bisa Teebakar Jika Terpapar Sinar UV
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Ketika cuaca dengan sinar matahari yang terik, kulit menjadi salah satu bagian tubuh yang dilindungi dengan memakai tabir surya untuk menghindari kulit terbakar atau kerap disebut sunburn.

Rupanya tak hanya kulit, para ahli menyebut sengatan sinar matahari juga dapat mengancam organ yang sensitif lainnya yakni mata.

“Fotokeratitis adalah istilah teknis,” ujar dokter mata pusat medis Universitas Chicago Dr. Steven Quan dikutip dari Livescience.

Quan menjelaskan, paparan tinggi dari radiasi ultraviolet mampu menyebabkan luka bakar pada sel epitel kornea.

Sementara itu, kata salah seorang profesor oftalmologi Fakultas Kedokteran Universitas John Hopkins Dr. Esen Akpek, kornea merupakan bagian terluar dari mata layaknya kaca pada jam tangan yang menjadi pelindung bagian-bagian di dalam mata.

Secara rinci ia menjelaskan, kornea memiliki lima lapisan yang meliputi epitel, lapisan bowman, stroma, membran descemet dan endotelium.

Lapisan terluar yang disebut epitel merupakan permukaan tipis namun kuat yang mampu melindungi mata dari debu, air dan bakteri, serta menyalurkan oksigen yang diserap dari air mata dan nutrisi ke seluruh kornea.

“Yang terjadi pada mata saat terkena paparan sinar UV adalah lapisan epitel kehilangan ketahanan. Sebagian darinya mengelupas,” ujar Akpek menambahkan.

Saat terpapar sinar UV, terkadang lapisan itu mengelupas sepenuhnya sehingga bisa terasa sangat menyakitkan, pasalnya di bawah lapisan epitel terdapat banyak saraf.

Sebagaimana sel-sel kulit di tubuh, sel epitel juga mampu melakukan pergantian dan mengalami siklus tumbuh, mati, dan kembali tumbuh dan terjadi berulang. Namun, Akpek menambahkan bahwa pergantian yang terjadi dalam tingkat tertentu, saat seluruh lapisan epitel hilang, sel-sel yang rusak tidak dapat beregenerasi cukup cepat sehingga kornea menjadi kosong.

Ketika terpapar sinar UV dengan intensitas rendah, sel epitel dapat mati sekaligus bukannya mati secara perlahan, namun pada paparan UV yang angkat tinggi, sinar UV juga mampu membunuh sel-sel induk yang menghasilkan sel baru untuk regenerasi, bahkan mengganggu kinerja jaringan parut mata hingga kebutaan.

Itu sangat jarang terjadi, tetapi itu bisa terjadi,” ujar Akpek.

Secara umum, fotokeratitis bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi menurut Akademi Oftalmologi Amerika, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri mata hebat, mata merah, penglihatan kabur, pembengkakan dan sakit kepala. Kondisi ini paling umum dapat terjadi saat beraktivitas dengan paparan UV yang sangat kuat.

Kerusakan kornea ringan juga dapat terjadi saat berperahu atau berkebun hal ini terjadi akibat sinar UV yang memantul dari permukaan seperti pasir atau air. Meski gaya hidup setiap orang berbeda-beda, namun secara umum, Quan mengatakan topi atau kaca mata hitam yang menghalangi 100 persen sinar UV mampu mencegah kerusakan mata.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)