Seperti diketahui, baru-baru ini viral surat berkop Kementerian UMKM yang meminta pendampingan Kedubes RI selama kunjungan istri Menteri UMKM ke beberapa negara di Eropa, terkait misi budaya.
Tina, panggilan akrabnya, menyampaikan klarifikasi resmi melalui laman Instagram miliknya pada Sabtu (5/7/2025).
"Mohon maaf jika saya baru bisa memberikan klarifikasi atas berita yang beredar 3 hari ini di media sosial," tulis Tina, dilihat LANGIT7.ID pada Ahad (6/7/2025).
Tina mengaku perjalanannya ke Eropa dalam rangka menemani putrinya yang mengikuti festival Misi Budaya Euro Folk bersama sekolahnya.
"Namun perjalanan tersebut dalam rangka saya menemani putri saya yang masih berusia 12 tahun untuk mengikuti festival Misi Budaya Euro folk 2025 bersama tim sekolahnya untuk mewakili Indonesia," lanjut Tina.
Dalam unggahannya Tina menegaskan bahwa ia menyiapkan perjalanan tersebut, termasuk akomodasi, kendaraan hingga makan, sejak Mei 2025 dengan biaya pribadi.
Segala bukti invoice pembayaran sudah diberikannya pada sang suami, yang juga telah menyerakannya pada KPK.
"Semua SAYA BAYAR DENGAN UANG SAYA PRIBADI dari rekening pribadi saya. Semua bukti pembayaran yang saya lakukan sudah saya berikan kepada suami saya dan diserahkan juga ke KPK dalam bentuk Pertanggungan jawaban Publik kami dan keluarga," jelasnya.
Terkait surat berkop Kementerian UMKM yang viral di media sosial, Tina mengaku tidak tahu dan tak mengnetahui soal permintaan pendampingan kepada Kedubes RI di beberapa negara di Eropa.
"MENGENAI SURAT YANG BEREDAR YANG MENCANTUMKAN NAMA SAYA untuk meminta pendampingan itu benar-benar saya TIDAK TAU MENAHU."
"Karena memang saya TIDAK PERNAH MEMINTA untuk dibuatkan surat seperti tersebut. Jika dilihat kembali surat tersebut baru dibuat pada tanggal 30 Juni 2025..sementara saya bersama rombongan sekolah putri saya sudah melaksanakan keberangkatan pada tanggal 29 Juni 2025."
Menurut Tina, selama ia berada di Eropa pendampingan hanya ada dari pihak sekolah sang anak tanpa ada dari Kedubes RI sesuai permintaan yang tercantum di surat viral tersebut.
"Sejak saya sampai dan selama saya berada disini tidak ada pendampingan dari pihak lain selain rombongan sekolah putri saya dan juga guru-guru pendamping serta beberapa orangtua murid yang ikut serta untuk mendampingi putra putrinya,"
"Demikian penjelasan yang bisa saya sampaikan. Karena dalam perjalanan ini saya hanya seorang ibu yang punya tanggung jawab atas putri nya yang masih 12 tahun dan pertama kali melakukan perjalanan jauh utk membawa nama harum Indonesia di festival budaya."
Tina juga menegaskan tidak menggunakan anggaran negara dan tidak meminta fasilitas dari pihak manapun.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.