LANGIT7.ID-Cincinnati; Unggulan kedua Coco Gauff memastikan tempatnya di perempatfinal Cincinnati Open untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Lucia Bronzetti 6-2, 6-4 dalam 1 jam 19 menit.
Gauff sebelumnya mendapat walkover di babak ketiga dari Dayana Yastremska, membuatnya tidak bermain kompetitif selama empat hari sejak kemenangan dua set langsung atas Wang Xinyu di babak kedua. Namun, juara 2023 ini tidak menunjukkan tanda-tanda kekakuan saat melaju ke babak delapan besar untuk pertama kalinya sejak menjuarai Roland Garros (gelar Grand Slam keduanya).
Gauff kini telah mencapai lima perempatfinal di level WTA 1000 atau Grand Slam pada 2025 dari 10 turnamen, sekaligus memperbaiki rekor head-to-headnya menjadi 2-0 atas Bronzetti. Di babak berikutnya, ia akan berhadapan dengan unggulan ketujuh Jasmine Paolini, yang mengalahkan Barbora Krejcikova (sedang cedera) 6-1, 6-2 dalam 1 jam 11 menit.
Dalam pertemuan pertama mereka sejak final Wimbledon 2024, Krejcikova sempat menerima perawatan medis untuk kaki kirinya saat tertinggal 0-3 di set kedua, yang jelas mengganggu mobilitasnya.
"Menurutku dia tidak bermain 100%, tapi dia pemain hebat yang bisa menempatkan bola di mana saja," kata Paolini. "Aku senang bisa tetap fokus hingga poin terakhir."
Pertandingan perempatfinal Jumat nanti akan menjadi pertemuan kelima Gauff vs. Paolini, sekaligus yang kedua di Cincinnati: Gauff menang 6-3, 6-2 di perempatfinal 2023. Gauff unggul 2-0 di hard court sebelum Paolini menyamakan rekor dengan dua kemenangan di tanah liat tahun ini.
Statistik Solid GauffMeski sempat mencapai babak keempat di Montreal pekan lalu, penampilan Gauff di Kanada sempat dinodai oleh masalah double fault yang kerap menghantuinya: 43 double fault dalam tiga laga. Delapan di antaranya terjadi saat melawan Wang di babak awal Cincinnati, dan satu lagi di dua poin pertama vs. Bronzetti.
Namun, kali ini ia hanya melakukan tiga double fault — jumlah terendahnya sejak semifinal Roland Garros melawan Lois Boisson. Gauff memenangkan 63% poin dari servis pertama dan 58% dari servis kedua, dengan 23 winner berbanding tujuh dari Bronzetti.
Bronzetti (peringkat 61) sebelumnya sukses mengandalkan permainan lambat untuk mengalahkan dua unggulan (Daria Kasatkina dan Jelena Ostapenko). Namun, strategi itu tidak efektif melawan Gauff yang mengimbangi ketahanan dengan konstruksi poin yang cerdas.
"Aku bermain agresif, meski kadang sedikit pasif," ujar Gauff. "Bola di sini sangat ringan dan sulit dikontrol, apalagi dia tidak memberi banyak pace. Jadi aku berusaha tetap terkendali tapi agresif." (*/saf/wtatennis)
(lam)