Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Otrovert, Tipe Kepribadian Baru untuk Kamu yang Sering Merasa Berbeda'

tim langit 7 Senin, 22 September 2025 - 15:10 WIB
Otrovert, Tipe Kepribadian Baru untuk Kamu yang Sering Merasa Berbeda'
LANGIT7.ID-Jakarta; Para peneliti baru-baru ini menemukan tipe kepribadian baru yang disebut otrovert, yakni orang-orang yang butuh koneksi sosial, tapi dengan cara yang beda dari biasanya. Otrovert bisa merasa bersemangat saat bersama orang banyak, tapi di saat yang sama juga merasa asing dengan norma sosial arus utama. Mereka ini menolak dikategorikan hanya sebagai introvert atau ekstrovert, sehingga memberi validasi bagi banyak orang yang selama ini merasa tidak dipahami.

Apa Itu Otrovert?

Istilah ini diciptakan oleh psikiater Amerika, Dr. Rami Kaminski. Kata otrovert berasal dari bahasa Spanyol “otro” yang artinya “lain” atau “yang berbeda”. Benar saja, otrovert adalah tipe “lain” dari kepribadian – mereka yang tidak bisa dimasukkan ke dalam kotak introvert atau ekstrovert.

Beda dari introvert, otrovert tidak selalu lebih nyaman menyendiri. Beda juga dari ekstrovert, mereka tidak selalu betah dengan stimulasi sosial yang terlalu ramai. Contohnya, mereka bisa antusias datang ke pesta, tapi dua jam kemudian memilih pulang diam-diam karena sudah terlalu bising. Mereka suka koneksi, tapi dengan caranya sendiri. Biasanya mereka lebih betah di ruang-ruang kecil yang lebih autentik, bukan keramaian penuh basa-basi.

Ciri-Ciri Otrovert

Peneliti menemukan makin banyak orang yang sulit dimasukkan ke kategori lama. Mereka sering menyebut diri sebagai “outsider sosial” – suka ngobrol, tapi malas basa-basi, pengen dekat, tapi enggan ikut ritual sosial umum.
Sederhananya, mereka ada di tengah-tengah: tidak pendiam, tapi juga tidak heboh.

Otrovert itu tipikal orang yang:

-Suka pilih-pilih acara, tapi kalau datang mereka bisa jadi orang yang bikin percakapan dalam-dalam di dapur, bukan yang joget di tengah lantai dansa.

-Bisa punya keterampilan sosial bagus, bisa kerja tim, tapi selalu ada rasa jadi pengamat di luar lingkaran.

-Lebih suka ikatan mendalam dengan sedikit orang ketimbang networking dengan puluhan orang asing.

-Cenderung “pemberontak halus”: tidak terikat aturan sosial umum, tapi tetap empatik sama perasaan orang lain.

Mereka bisa tampak seperti punya dua sisi energi: kadang meledak-ledak seperti ekstrovert, tapi juga butuh waktu menyendiri seperti introvert.

Beda dengan Ambivert

Sekilas memang mirip ambivert, yang bisa nyaman berpindah antara mode introvert dan ekstrovert sesuai situasi. Tapi ada bedanya: ambivert bisa pas di mana saja, sedangkan otrovert sering merasa tetap “orang luar”, karena mereka memang tidak mau sepenuhnya ikut aturan sosial.
Jadi kalau ambivert bisa blend in, otrovert kadang memilih untuk tidak blend in sama sekali.

Kenapa Perlu Ada Label Baru?

Bagi psikolog, munculnya istilah otrovert menunjukkan bahwa kepribadian manusia itu kompleks. Ada banyak orang yang merasa tidak sepenuhnya cocok dengan kategori lama, dan memberi nama pada pengalaman itu bisa bikin mereka merasa lebih dimengerti.

Di era serba online ini, dunia cenderung memuja gaya ekstrovert – opini keras, update nonstop, budaya influencer – sementara interaksi yang tenang dan tulus sering terabaikan. Banyak juga orang yang tumbuh di antara budaya, bahasa, atau identitas yang berbeda, sehingga rasa “nggak sepenuhnya belong” makin terasa.

Punya istilah seperti otrovert bisa membantu orang melihat bahwa mereka bukan “aneh” atau “anti-sosial”, tapi punya cara sendiri untuk terhubung. Dalam terapi, hal ini bisa menolong orang mengatasi rasa keterasingan. Di level sosial, label ini bisa bikin keluarga, sekolah, atau kantor lebih menghargai energi “outsider” sebagai kekuatan, bukan kelemahan.

Jadi kalau kamu pernah merasa suka orang tapi benci pesta, pengen dekat tapi nggak betah di kerumunan, atau merasa asing di dua dunia sekaligus – mungkin kamu bukan introvert atau ekstrovert. Bisa jadi kamu adalah seorang otrovert. Dan bukannya kelemahan, justru itu bisa jadi superpower kamu.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)