Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Logo Hari Santri 2025, Filosofi dan Makna di Baliknya

lusi mahgriefie Rabu, 24 September 2025 - 10:05 WIB
Logo Hari Santri 2025, Filosofi dan Makna di Baliknya
Logo Hari Santri 2025
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Jelang peringatan Hari Santri 2025, logo Hari Santri telah diluncurkan. Ini bukan hanya sekadar gambar melainkan prenyataan sikap, doa, sekaligus arah peradaban.

Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia". Logo ini merepresentasikan tekad santri untuk tetap berada di garda terdepan menjaga bangsa, sekaligus menatap jauh ke cakrawala global.

Sementara, filosofi logo mencerminkan perjalanan panjang kaum santri sejak resolusi jihad 1945 hingga era digital hari ini. Bentuk pita cakrawala yang membentang menjadi simbol keterbukaan santri dalam merengkuh dunia, tanpa kehilangan akar tradisi dan nilai-nilai pesantren.

Baca juga: Peringatan Satu Dasawarsa Hari Santri Nasional Jadi Bukti Negara Akui Peran Besar Pesantren

Filosofi Logo Hari Santri 2025:

Pita Warna-warni

Pita warna-warni pada logo melambangkan keberagaman. Warna tersebut mencerminkan kontribusi santri dalam berbagai macam bidang kehidupan, agama, Pendidikan sosial, budaya, hingga kebangsaan.

Namun ditegaskan bahwa keberagaman ini bukanlah perbedaam yang memisahkan melainkan kekuatan yang meyatukan dalam semangat persatuan Indonesia.

Warna yang dipilih bukan kebetulan dan masing-masing warna pun memiliki makna tersendiri. Seperti hijau merepresentasikan kesucian, kedamaian, serta identitas santri. Lalu nuansa biru dan merah menyiratkan keberanian dan optimisme untuk melangkah maju di kancah global.

Bentuk Pita pada Logo

Pita pada logo berbentuk melengkung naik menggambarkan perjalanan Panjang santri dalam sejarah bangsa. Dari masa prjuangan kemerdekaan hingga era kini, santri selalu hadir untuk tumbuh, beradaptasi, dan memimpin Langkah kemajuan.

Gerak naik ini menegaskan bahwa santri tidak berhenti menjaga, tetapi terus membangun dan memajukan peradaban.

Enam Pita sebagai Kekuatan Santri

Jumlah enam pita merepresentasikan enam kekuatan utama santri yakni iman, ilmu, amal, akhlak, persatuan, dan perjuangan.

Tipografi "Hari Santri 2025"

Tulisan yang tegas di bagian Bawah logo menjadi fondasi kokoh, melambangkan keteguhan peran antri dalam menjaga dan mengawal kemerdekaan Indonesia.

Titik Temu

Di tengah logo terdapat titik temu tempat pita-pita seakan berkumpul. Titik temu ini menggambarkan ruang perjumpaan global, dialog antarbangsa, dan antarbudaya, serta harmoni peradaban dunia. Dari titik temu inilah santri hadir sebagai penjaga kemerdekaan Indonesia, sekaligus sebagai duta yang menyumbangkan gagasan, karya, dan nilai untuk peradaban universal.

Sementara untuk slogan "Mengawal Indonesia Merdeka" menegaskan peran santri sebagai benteng moral dan spiritual bangsa. Sedangkan frase "Menuju Peradaban Dunia" adalah loncatan visi: santri tidak hanya berkutat pada isu domestik, tetapi juga ikut mengukir jejak dalam peradaban global, mulai dari pemikiran, karya intelektual, hingga kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan.

Inilah simbol bahwa santri bukan sosok tertinggal, melainkan generasi yang siap berdialog dengan zaman, berkompetisi di dunia internasional, namun tetap teguh menjaga nilai keindonesiaan.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)