LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pada perhelatan
Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 yang akan datang,
Kementerian Perdagangan menargetkan meraih potensi transaksi USD10 juta atau bisa lebih dari capaian tahun lalu.
Hal tersebut disampaian Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi dalam keterangan tertulis yang diterima
Langit7, dikutip Kamis (25/9/2025).
"Harapannya, capaian aktual bisa melampaui angka capaian sebelumnya seiring dengan semakin luasnya partisipasi dan jangkauan JMFW," kata Puntodewi.
Target besar tersebut mengacu pada capaian JMFW dari tahun ke tahun. Tercatat sejak pertama kali diluncurkan yakni pada 2021, event ini terus menunjukkan capaian positif.
Seperti pada 2024,
JMFW berhasil menghadirkan lebih dari 239 jenama lokal yang menampilkan lebih dari 1.000 koleksi modest fashion. JMFW 2025 juga sukses mencatatkan potensi transaksi sebesar USD20,40 juta, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar USD3 juta.
Acara puncak JMFW 2026 akan diselenggarakan pada 6-9 November 2025 di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta. Menurut Puntodewi, pemilihan lokasi JMFW 2026 menjadi salah satu strategi meningkatkan aksesibilitas dan partisipasi para pemangku kepentingan.
"Pemilihan lokasi karena pertimbangan strategis di jantung kota, sehingga dapat terjangkau semua pihak untuk berkolaborasi dan menyukseskan JMFW," jelas Puntodewi.
Baca juga: JMFW 2026 Perluas Konektivitas Antar Pelaku UMKM Fesyen dan Pasar GlobalMenurut
Menteri Perdagangan Budi Santoso, JMFW bertujuan menampilkan tren modest fashion masa depan sekaligus membangun ekosistem fesyen nasional yang kuat dan terintegrasi.
"Kami ingin menampilkan tren modest fashion masa depan melalui JMFW sehingga bisa menjadi kiblat modest fashion dunia dengan membangun ekosistem fesyen yang dibutuhkan dalam mewujudkan visi tersebut. Kalau kita sudah mengetahui trennya, masyarakat akan lebih tertarik untuk memakainya. Dengan begitu, industri tekstil kita berkembang, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh, dan daya beli masyarakat meningkat," imbuhnya.
Rangkaian kegiatan pada puncak acara JMFW 2026 akan mencakup 12 parade gelaran busana, pameran dagang (trade show), gelar wicara (talkshow), penjajakan bisnis (business matching), hingga acara penghargaan (award show). Akan hadir lebih dari 100 desainer, lebih dari 1.000 koleksi jenama, dan menargetkan 8.000 pengunjung selama empat hari kegiatan.
JMFW 2026 mengangkat tema "Essential Lab" yang bermakna menjadi laboratorium fesyen dalam menentukan arah modest fashion Indonesia. "Layaknya laboratorium medis yang menjadi rujukan untuk menentukan kondisi kesehatan, JMFW berfungsi sebagai laboratorium fesyen untuk memetakan arah gaya berpakaian masa depan," ujar Mendag Busan.
(lsi)