LANGIT7.ID-Jakarta; Erling Haaland memberikan salah satu wawancara pasca-pertandingan paling emosionalnya setelah Manchester City hanya bermain imbang 2-2 melawan AS Monaco.
Setelah menang 2-0 atas Napoli di laga pembuka Liga Champions musim ini, tim Pep Guardiola datang ke markas Monaco dengan ambisi meraih kemenangan kedua. City unggul lebih dulu lewat gol Haaland, tapi keunggulan itu sirna usai Jordan Teze mencetak gol penyama. Haaland sempat kembali membawa City unggul sebelum jeda, namun kemenangan di depan mata buyar ketika Nico Gonzalez dianggap melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Eric Dier di menit akhir. Dier sendiri yang mengeksekusi penalti dan membuat skor berakhir 2-2.
"Ini Nggak Cukup Bagus"Usai laga, Haaland tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam wawancara dengan BBC, ia berkata:
“Of course [rasanya seperti kalah]. Saya kesal, semua orang harusnya juga begitu. Ini nggak cukup bagus… Saya nggak peduli soal lebih banyak terlibat atau tidak, saya cuma melakukan pekerjaan saya. Sekarang saya nggak mikir rekor-rekor pribadi, saya cuma kesal. Rasanya nggak enak, kami nggak menang. Kami bikin kesalahan nggak perlu di babak kedua dan permainan kami memang nggak cukup bagus. Kami nggak pantas menang.”
Dalam wawancara lain dengan TNT Sports, Haaland menambahkan:
“Saya pikir kami butuh energi lebih, harus lebih menekan mereka, seperti di babak pertama saat kami lebih dominan. Di babak kedua mereka lebih banyak ambil alih permainan. Itu nggak cukup bagus. Penalti? Saya nggak lihat jelas, tapi kalau kakinya kena muka, ya mungkin memang penalti. Saya rasa saya tetap terlibat dalam permainan dengan gerakan dan buka ruang buat yang lain. Nggak selalu soal sentuh bola. Tapi ya, babak kedua saya gagal menuntaskan pekerjaan, nggak cetak gol, dan nggak menyelesaikan pertandingan.”
Ia juga mengingatkan bahwa Liga Champions memang selalu sulit:
“Setiap pertandingan Liga Champions itu berat. Lihat musim lalu, kami tersingkir. Nggak banyak tim yang bisa menang dua laga pertama.”
City selanjutnya akan menghadapi Villarreal di laga Eropa berikutnya. Meski begitu, hasil imbang di Monaco jelas masih terasa seperti kekalahan bagi Haaland dan timnya.
(lam)