LANGIT7.ID—Bekasi; Kasus kesehatan gigi masih menjadi masalah besar pada anak sekolah maupun orang dewasa. Pemeriksaan kesehatan yang dipaparkan dr. Mayang Ameilia Putri menunjukkan karies, radang gusi, dan abses menjadi temuan yang paling sering muncul dalam pemeriksaan di kegiatan masyarakat.
Menurut dr. Mayang, kerusakan gigi yang tidak dirawat bukan hanya menyebabkan nyeri, tetapi dapat memicu infeksi yang menyebar ke bagian tubuh lain.
“Biasanya karies atau giginya berlubang jadi hitam-hitam biasanya. Yang kedua radang pada gusi lalu bisa menyebabkan ada abses gigi jadi giginya ada bernanah ," ujar dia dalam Kajian Kesehatan PHBS Dalam Keluarga : Menjaga Kesehatan Dimulai Dari Rumah Bersama Enzim, di Aula Masjid Jami' Nurul Hikmah, Bekasi, Sabtu (22/11/2025).
Baca juga: Enzim Beberkan Alasan Kenapa Gigi Bisa Berlubang Meski Tidak Sakit, Ini Penyebab UtamanyaAcara ini turut menggandeng Langit7.id sebagai media partner, yang ikut berperan dalam menyebarluaskan pesan penting seputar pola hidup bersih dan sehat, terutama terkait kesehatan gigi dan mulut di lingkungan keluarga.
Ia menegaskan bahwa infeksi gigi dapat menjalar ke tenggorokan hingga ke organ pernapasan. “Jadi bisa ada penyebaran, jadi amandel atau radang mungkin ya pada tahu radang ya kalau dibilang sama dokter berobat oh tenggorokannya merah nih, itu radang. Lalu ada juga yang paling mungkin udah tahap lanjutan itu sampai infeksi ke bagian saluran napas bawah di paru-paru,” ujar dia.
dr. Mayang menjelaskan banyak anak yang mengalami bau mulut, radang tenggorokan, hingga amandel berulang akibat masalah gigi yang dibiarkan. Ia juga menemukan kasus abses yang menyebabkan anak sulit makan dan sering bolak-balik ke fasilitas kesehatan.
Permasalahan ini juga muncul pada usia dewasa. Banyak orang baru memeriksakan gigi ketika rasa sakit sudah tidak tertahankan. Padahal pemeriksaan rutin dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.
Ia menambahkan bahwa pola hidup di rumah sangat memengaruhi kesehatan gigi anak. Salah satu contoh ditemukan pada keluarga yang tidak memasak air hingga mendidih, jarang mencuci tangan, dan memiliki area dapur yang lembap. Kebiasaan kecil yang dianggap sepele tersebut membuat anak mudah terkena infeksi, termasuk masalah gigi dan pencernaan.
Menurut dr. Mayang, menjaga kebersihan mulut, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan gigi berkala merupakan cara paling efektif mencegah infeksi menyebar ke tenggorokan maupun paru-paru. Ia mengingatkan bahwa kesehatan gigi tidak boleh dianggap bagian kecil karena efeknya dapat meluas ke kesehatan tubuh secara keseluruhan.
(lam)