Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 29 Mei 2026
home masjid detail berita

CahayaDhuha: 25 TAHUN DIRAWAT DI RUMAH SAKIT

tim langit 7 Rabu, 17 Desember 2025 - 09:41 WIB
CahayaDhuha: 25 TAHUN DIRAWAT DI RUMAH SAKIT
Oleh: Satria hadi lubis

LANGIT7.ID-Saya pernah dirawat di sebuah rumah sakit. Di sebelah saya, ada seorang bapak yang usianya sekitar 60 tahunan. Beliau sudah dirawat di rumah sakit tersebut selama 25 tahun. Ya...gak salah tulis koq, tinggal dan dirawat di rumah sakit tersebut sudah selama 25 tahun!

Koq bisa? Ternyata bapak itu mantan tentara yang terluka sewaktu ikut bertempur di Timor Timur. Ada asuransi kesehatan milik negara yang menanggung bapak tersebut seumur hidup.

Lukanya menyebabkan bapak tersebut tidak bisa berjalan dan juga tidak bisa berbaring sempurna. Jika dipaksa berbaring, maka yang muncul adalah rasa sakit yang tak terperi, sehingga bapak tersebut hanya bisa tidur menyamping atau duduk saja. Bayangkan... selama 25 tahun tidak bisa tidur berbaring! Sungguh ketabahan yang luar biasa.

Setelah saya mengobrol dengannya, ternyata istri dan anaknya sudah lama tidak pernah menjenguknya lagi, bahkan tahu kabarnya pun tidak. Praktis beliau hidup sebatang kara. Hanya ditemani oleh dokter dan perawat serta pasien-pasien baru yang datang silih berganti.

Yang saya salut dari beliau adalah pembawaannya yang periang dan suka bercanda. Tidak nampak kesedihan di wajahnya. Beliau berusaha akrab dan menghibur pasien-pasien baru di sekitarnya, termasuk menghibur saya, yang waktu itu masuk rumah sakit karena demam berdarah.

Selama seminggu saya di rumah sakit tersebut keceriaan dan candanya tak pernah berhenti, sehingga pasien di sekitarnya ikut tertawa. Dokter dan perawat pun diajak bercanda oleh bapak tersebut, sehingga beliau akrab dan disenangi oleh dokter dan perawat di rumah sakit tersebut.

Beliau pernah ngomong sama saya, "Hidup hanya sekali... buat apa dibawa sedih. Nikmati sajalah...buat menjadi bahagia, walau saya gak bisa jalan dan tidak bisa berbaring".

Satu lagi yang membuat saya kagum dengan beliau adalah ibadahnya yang luar biasa. Sholat fardhunya tepat waktu, bahkan kadangkala dia azan sendiri, lalu sholat dengan posisi duduk di ranjangnya. Sering saya lihat dia sedang membaca al Qur'an dengan tertatih-tatih. Bahkan sholat tahajud dan sholat dhuha pun tak pernah ditinggalkannya selama seminggu saya disana.

Saya jadi malu dengan bapak tersebut, yang tetap tabah dan sabar di tengah kesendirian dan kecacatannya. Walau fisiknya lemah, tapi hati dan pikirannya tetap optimis dan bahagia. Saya membayangkan, apakah saya mampu setabah itu jika berada pada posisi beliau?

Hari ini banyak kita jumpai orang-orang yang mudah sekali putus asa. Jiwanya rapuh dan cengeng menghadapi berbagai ujian kehidupan. Malas untuk berjuang menggapai cita-cita.

Semoga kisah nyata ini dapat memotivasi kita semua untuk selalu optimis, tabah dan sabar menghadapi berbagai cobaan kehidupan yang terasa semakin berat saat ini.(*/saf/Komunitas QM)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 29 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)