LANGIT7.ID-Jakarta; John Herdman semakin menguat sebagai kandidat utama pelatih baru Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu berada di posisi terdepan dalam proses seleksi yang dilakukan PSSI setelah federasi memutuskan berpisah dengan Patrick Kluivert.
Menguatnya peluang Herdman tidak terlepas dari keputusannya menolak pendekatan Federasi Sepak Bola Jamaika. Padahal, Jamaika sempat mempertimbangkan Herdman untuk memimpin tim nasional mereka dalam fase krusial play-off antarbenua menuju Piala Dunia 2026. Penolakan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Herdman lebih memprioritaskan peluang melatih Timnas Indonesia.
Arah pencarian pelatih oleh PSSI juga mendapat sorotan media internasional. Media olahraga Honduras, Diario Diez, menilai federasi Indonesia tengah membidik sosok dengan rekam jejak kuat di jalur kualifikasi Piala Dunia. Kriteria tersebut dianggap melekat pada Herdman, yang sukses membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 Qatar setelah menjuarai babak kualifikasi zona CONCACAF.
“Pendekatan taktis dan kedisiplinannya mampu mengubah Kanada menjadi tim yang kompetitif. Indonesia ingin meniru lompatan itu untuk meningkatkan level permainan di Asia,” tulis Diario Diez, dikutip Kamis (18/12/2025).
Di internal PSSI, proses seleksi pelatih kepala kini telah dipersempit. Dari lima kandidat awal, federasi mengerucutkan pilihan ke dua nama, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst. Namun, Herdman disebut memiliki keunggulan berkat pengalaman lintas benua serta reputasinya dalam membangun fondasi tim jangka panjang.
Pernyataan resmi dari jajaran pengurus PSSI menguatkan hal tersebut. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Endri Erawan, mengonfirmasi bahwa federasi memang telah menyempitkan opsi calon pelatih.
“Kami sudah mengerucut ke dua nama calon pelatih tim nasional,” ujarnya, Selasa (16/12/2025), tanpa mengungkapkan identitas kedua kandidat tersebut.
Selain prestasi, Herdman juga dikenal dengan pendekatan pembentukan kultur tim yang kuat melalui konsep “brother culture”, serta disiplin taktik yang konsisten. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan Timnas Indonesia dalam memperkuat mental, kebersamaan, dan struktur permainan.
Jika resmi ditunjuk, Herdman diharapkan mampu membawa arah baru bagi pengembangan sepak bola Indonesia, dengan target meningkatkan daya saing di level Asia dan membuka peluang tampil lebih kompetitif di panggung internasional.
(lam)