LANGIT7.ID, Semarang - Situasi tim PSIS Semarang menjelang seri kedua Liga 1 2021 diwarnai dengan kabar suksesi pelatih. Asisten Pelatih PSIS Imran Nahumarury dikabarkan telah meninggalkan tim. Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari klub, terkait perginya mantan gelandang tim nasional (Timnas) Indonesia tersebut.
Imran Nahumarury diketahui memposting status bertuliskan "new journey"atau petualangan baru, pada Minggu (10/11) di Instagram pribadinya @imran_nahumarury dengan foto tengah mengendarai mobil dengan topi hitam dan masker.
Tak berselang lama, beberapa jam kemudian, ia memposting kalimat singkat “kejujuran itu berkah, kebohongan itu musibah,”. Entah kalimat tersebut dibuat untuk memotivasi sendiri atau ditujukan kepada orang lain. Ia memposting kalimat tersebut dengan foto ketika tengah bersama dengan ibunya.
Baca juga:
Sah, PSIS Semarang Rekrut Pelatih Skotlandia Ian Andrew GillanSeperti diketahui, PSIS baru saja mendatangkan pelatih kepala asal Skotalandia, Ian Andrew Gillan. Ia menggantikan Dragan Jukanovic yang memilih hengkang dari tim, beberapa hari sebelum kompetisi bergulir, yang diduga karena kompetisi berkali-kali ditunda karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.
Seperti kebanyakan pelatih asing yang berkarir di Indonesia, biasanya mereka membawa gerbong asisten pelatih, termasuk pelatih fisik dari negara asal yang sama. Selain memudahkan komunikasi, karena asisten pelatih dari kolega atau pun atas hubungan profesional tersebut, dianggap sudah memahami visi dan misi pelatih kepala.
Seperti Dragan Jukanovic, yang sempat memboyong asisten pelatih Zarko Curcic di PSIS. Kemudian juga ada Mario Gomez, eks pelatih Borneo FC yang memboyong Jorge Rodrigues sebagai pelatih kiper dan pelatih fisik Marcos Gonzales.
Belum ada keterangan resmi dari Imran Nahumarury terkait rumor dirinya hengkang atau pun sudah tidak lagi digunakan jasanya oleh PSIS alias dicoret dari asisten pelatih. Saat ditanya terkait kabar dirinya sudah tidak lagi di PSIS, pesan whatsapp Langit7 hanya dibaca.
Seperti diketahui, meski tanpa pelatih kepala, Imran Nahumarury sukses membawa PSIS berjaya di seri pertama, dengan mencatatkan tiga kali kemenangan dan tiga kali seri di 6 pertandingan.
Hasil positif ini mengantarkan Laskar Mahesa Jenar bercokol di peringkat kedua, dengan poin 12, di bawah Bhayangkara FC yang mengumpulkan poin 16.
(sof)