LANGIT7.ID-Brisbane; Mantan juara yang juga petenis cantik, Elena Rybakina akan berhadapan dengan mantan petenis peringkat 2 dunia Paula Badosa, sementara Aryna Sabalenka, Grigor Dimitrov, dan petenis Australia Rinky Hijikata memperebutkan tiket perempat final.
Tahun lalu, si cantik Elena Rybakina hampir gagal melangkah ke turnamen akhir musim WTA Finals yang hanya diikuti delapan pemain elit.
Sempat terlempar ke peringkat 14 dunia pada Juli lalu, kebangkitan mantan juara Wimbledon itu di paruh kedua musim 2025 menjadi perubahan positif setelah sebelumnya dirundung masalah kesehatan dan di luar lapangan.
Sebagai pemain terakhir yang mengamankan tempat di kejuaraan penutup musim tersebut, petenis Kazakhstan yang tenang ini menyapu bersih lapangan, termasuk mengalahkan petenis peringkat 1 dunia Aryna Sabalenka. Keyakinan itu terus dibawanya ke musim baru, dengan kemenangan atas Zhang Shuai di Brisbane International pada Selasa malam.
Pat Rafter Arena memang menyimpan kenangan manis bagi Rybakina, setelah dua tahun lalu merebut gelar dengan mengalahkan Sabalenka di final.
Kamis ini, unggulan ketiga itu berusaha menambah nama besar lain ke daftar korbannya di Brisbane saat bertarung melawan mantan petenis peringkat 2 dunia Paula Badosa untuk tiket perempat final. Pertemuan dua penyerang bola terkuat ini memiliki catatan head-to-head yang imbang 4–4.
“Saya senang tahun lalu meski awalnya kurang baik, saya bisa mengakhirinya dengan kuat. Itu memberi keyakinan,” kata Rybakina. “Bahkan dengan waktu persiapan yang singkat, kita tetap bisa berkembang. Hal itu tentu memberi motivasi lebih.”
“Yang terpenting adalah menjaga kondisi tetap sehat, bisa bermain dari awal hingga akhir musim. Tujuannya selalu sama: sehat, tentu juga bahagia, dan ya… memenangkan gelar-gelar besar.”
Di sisi lain, Badosa membutuhkan hampir tiga jam untuk mengalahkan petenis Ceko Marie Bouzkova pada Selasa malam. Hasil ini menjadi tanda positif bagi petenis Spanyol berusia 28 tahun yang kerap dihantam cedera, setelah tahun lalu ia mencapai semifinal Australian Open.
Unggulan teratas Sabalenka sudah membalas kekalahan final Brisbane 2024 dari Rybakina dengan gelar Australian Open keduanya beberapa pekan kemudian, dan tahun lalu ia akhirnya menang di Pat Rafter Arena untuk pertama kalinya.
Kamis ini, ia melanjutkan upaya pertahanan gelar Brisbane-nya melawan petenis Rumania Sorana Cirstea, yang pernah ia kalahi sekali dan menang sekali dalam dua pertemuan mereka.
Cirstea (peringkat 41) menaklukkan Anastasia Pavlyuchenkova dan unggulan ke-14 Jelena Ostapenko secara beruntun untuk mencapai putaran ketiga. Sementara Sabalenka tampil menghancurkan saat mengalahkan Cristina Bucsa dengan mudah di penampilan pertamanya tahun 2026.
Pada Selasa malam, mantan juara dua kali Grigor Dimitrov membuktikan bahwa ia sudah siap kembali, meski belum bermain tunggal selama hampir enam bulan akibat cedera dada yang dialaminya di Wimbledon.
Pat Rafter Arena selalu memunculkan performa terbaik dari petenis berusia 34 tahun ini. Ia tampil sangat tajam saat mengalahkan mantan petenis peringkat 10 dunia Pablo Carreno Busta, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan terbanyaknya di Queensland Tennis Centre menjadi 27 kemenangan.
Kamis malam, petenis Bulgaria ini akan pertama kali berhadapan dengan kualifier berbahaya Raphael Collignon (23). Collignon, dalang di balik kemenangan kejut Belgia atas Australia di babak kualifikasi kedua Davis Cup di Sydney September lalu, dengan mudah mengatasi unggulan kelima Denis Shapovalov di putaran pertama.
Sementara itu, kualifier Australia Rinky Hijikata akan berusaha mencapai perempat final level tur untuk pertama kalinya sejak Adelaide Januari lalu, saat ia menghadapi petenis Prancis Giovanni Mpetshi Perricard yang memiliki servis besar di pertandingan ketiga di Pat Rafter Arena, Kamis ini.
Petenis berusia 24 tahun yang menjadi juara Playford Challenger di Australia Selatan pada November lalu ini baru saja mengalahkan rekan senegaranya Adam Walton di putaran pertama. Sedangkan Mpetshi Perricard mengunci kemenangan atas unggulan keempat Tommy Paul.
Tahun lalu di Brisbane, petenis Prancis ini tampil gemilang dengan mengalahkan Nick Kyrgios, Frances Tiafoe, dan Jacob Mensik secara beruntun sebelum akhirnya takluk dari Reilly Opelka di semifinal.
Unggulan kedua Amanda Anisimova akan kembali bertanding di Pat Rafter Arena untuk malam kedua beruntun saat menghadapi petenis Ukraina Marta Kostyuk.
Petenis Amerika peringkat 3 dunia ini menikmati musim terbesarnya tahun 2025, termasuk mencapai dua final mayor beruntun di Wimbledon dan Flushing Meadows. Ia juga meraih kemenangan pertamanya atas Kostyuk dalam tiga pertemuan mereka di jalan menuju gelar di Doha.
Anisimova menghentikan langkah petenis lokal Kimberly Birrell pada Rabu malam, sedangkan Kostyuk bangkit dari kehilangan set pertama untuk mengalahkan lucky loser Yulia Putintseva.(*/saf/tennis.com)
(lam)