Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 11 Februari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Saya Suka Tas Desainer Saya Lusuh, Tidak Sempurna, dan Bekas. Inilah Alasannya.

tim langit 7 Kamis, 08 Januari 2026 - 21:14 WIB
Saya Suka Tas Desainer Saya Lusuh, Tidak Sempurna, dan Bekas. Inilah Alasannya.
Oleh: Larissa Mills, Desainer

LANGIT7.ID-Kesempurnaan bukanlah hal yang terlalu saya pikirkan. Meski saya berusaha berlagak seperti anak saya yang seorang Virgo, saya sebenarnya Leo. Saya bisa malas dan berantakan, dan saya menyukai kemewahan yang punya kepribadian—mungkin itulah mengapa saya selalu tertarik pada tas desainer bekas. Saya menginginkan tas yang tidak terlihat seperti baru saja menunggu di dalam etalase kaca, melainkan yang telah berkelana dan menjalani kehidupan. Bayangkan seperti The Velveteen Rabbit, tapi dalam bentuk tas. (Oke, mungkin tidak selusuh itu, tapi Anda paham maksudnya.)

Saya suka tas vintage yang telah melunak oleh waktu, bahkan mungkin sedikit lecet. Goresan di sana-sini juga tak masalah bagi saya. Itu semua adalah bagian dari pesonanya. Ini adalah patina yang tidak bisa dipalsukan, seperti jeans lama yang bagus; tidak ada teknik pelapukan modern yang bisa menggantikan kesan "sudah pernah dipakai" yang alami. Saya lebih memilih tas vintage yang sudah punya cerita, daripada tas yang kaku, mengilap, dan terlihat takut untuk dibawa keluar rumah.

Bersabarlah dengan saya, tapi saya juga bukan penggemar pernikahan "sempurna", dan mengejar kesempurnaan semacam itu membuat saya gila. Tidak ada yang bersenang-senang di pernikahan yang "sempurna". Saat badai melanda upacara tropis outdoor saya, justru membuat saya merasa aman dan puas dengan cara yang aneh. Tekanannya hilang. Rambut para wanita sedikit berantakan, para tamu berkerumun ke area yang beratap, dan tiba-tiba, semuanya terasa nyata dan menyenangkan lagi—berlawanan dengan kesan yang dibuat-buat. Saya tidak punya tarian pertama dengan semua mata menatap kami, juga tidak meminta tamu berhenti melakukan apa pun untuk menyaksikan saya dan suami memotong kue. (Bukankah sudah cukup banyak mata yang menatap kami? Dan kami tidak akan melakukan hal itu dalam kehidupan nyata, jadi mengapa harus melakukannya saat itu?)

Intinya adalah, badai dan perhatian yang tak dipaksakan itu menghilangkan ketegangan, dan tas vintage melakukan hal yang sama. Mereka sudah melalui semua itu, dan di sana mereka berdiri. Mereka tidak lagi terlalu berharga untuk disentuh. Mereka mungkin sudah kehilangan kotak asli dan kantong debunya, tetapi kelangkaan, bekas, dan lekukan mereka menambahkan sesuatu yang tak pernah bisa diberikan oleh kesempurnaan.

Saya akan lalai jika tidak menyebutkan bahwa berbelanja barang bekas juga berarti Anda membayar lebih murah dan menemukan sesuatu yang tidak dimiliki semua orang. Ini adalah perburuan harta karun sejati dan membalikkan narasi tentang kemewahan. Membeli tas bekas bukan tentang mengejar tren; ini tentang kurasi pribadi. Anda memilih sesuatu yang memiliki masa lalu dan bukan "hal terbaru". Ini adalah cerminan dari selera Anda yang sebenarnya dan apa yang benar-benar membuat Anda bersemangat, bukan apa yang dikatakan majalah atau influencer untuk Anda sukai.

Untungnya, banyak situs yang mulai menjual tas bekas berkualitas. Di bawah ini adalah beberapa favorit saya, tetapi jika Anda memerlukan rekomendasi tas vintage mingguan, saya selalu memasukkannya ke dalam Instagram Stories Sunday Links saya, di mana saya dengan senang hati berburu untuk Anda.(*/saf/marieclaire.com)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 11 Februari 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
12:10
Ashar
15:25
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan