LANGIT7.ID, Makassar - Kawasan ekowisata Mangrove Lantebung, kini jadi lokasi belajar
outing class lingkungan hidup. Konsep tersebut diterapkan oleh para siswa dan siswi SMP 6 Makassar.
Konsep belajar mengajar ini mengintegrasikan materi yang diperoleh di bangku sekolah dengan melihat langsung situasi kondisi lingkungan sekitar.
Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Selatan, M. Al Amin berpesan agar generasi muda khususnya anak pelajar, bisa menjadi bagian dan pelaku pelestarian hidup dimasa yang akan datang.
"Ini bentuk kolaborasi antara Pemkot Makassar bersama masyarakat Lantebung, para pelajar dan pendidik untuk mengajarkan dan memperlihatkan, bagaimana kerja melestarikan lingkungan dikota Makassar, agar tetap lestari dan terjaga," katanya dikutip Senin (11/10).
Baca juga:
Tawarkan Kearifan Lokal, Desa Wisata Sumberbulu Masuk 50 Besar ADWI 2021Sementara Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, mengatakan salah satu implementasi dari konsep
outing class untuk mengintegrasikan kepada anak anak didik kita. Kegiatan tersebut akan memberikan pengalaman langsung pada siswa dengan belajar dilapangan.
Proses pembelajaran
outing class seperti ini, diharapkan anak didik dapat mengenal lebih jauh pelajaran biologi, lingkungan hidup, dan sosial," katanya.
Kata dia semua pelajaran itu ada disini, sehingga siswa bisa mengasah seluruh inderanya secara langsung, dan sekaligus unsur turistiknya, serta mereka dapat lebih mengenal kotanya.
Danny mengatakan, semua kelas tingkat SMP yang sudah sekolah, wajib belajar o
uting class di ekowisata mangrove Lantebung.
Di lantebung satunya tempat belajar lingkungan hidup. Kata Danny, nanti para siswa juga belajar budaya di museum pemerintah kota.
Mereka yang inginb belajar pemerintahan juga ada di balaikota, jadi mereka dapat mengetahui semua segmen perkotaan dan lingkungan sekitar mereka," jelasnya.
(sof)