LANGIT7.ID-Tidak semua usaha berakhir sesuai harapan. Ada doa yang belum terjawab, ada rencana yang tidak berjalan seperti yang kita susun dengan rapi. Di saat seperti itu, hati sering bertanya, “Kurang apa lagi?”
Padahal bisa jadi bukan kurang usaha, melainkan Allah sedang mengarahkan hasilnya ke tempat yang lebih tepat. Tugas kita adalah berikhtiar dengan sungguh-sungguh. Soal hasil, itu wilayah Allah.
Allah ﷻ berfirman,
“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya.” (QS. An-Najm: 39). Ayat ini mengajarkan bahwa nilai kita ada pada usaha, bukan semata pada hasil. Hasil bisa berbeda-beda, tetapi kesungguhan tidak pernah sia-sia di sisi-Nya.
Mengikhlaskan hasil bukan berarti menyerah. Bukan pula berhenti mencoba. Ikhlas adalah menerima kenyataan dengan lapang dada setelah usaha maksimal dilakukan. Tidak menyalahkan takdir, tidak tenggelam dalam kecewa, dan tidak kehilangan harapan.
Sering kali, hasil yang tertunda justru sedang dipersiapkan agar datang pada waktu terbaik. Dan hasil yang tidak sesuai harapan mungkin sedang melindungi kita dari sesuatu yang tidak kita ketahui.
Malam ini, jika ada usaha yang belum membuahkan hasil, jangan biarkan kecewa menghapus semangat. Evaluasi diri, perbaiki langkah, lalu serahkan sisanya kepada Allah. Karena hati yang mampu mengikhlaskan hasil akan tetap tenang, meski kenyataan belum seperti yang diinginkan.(*/saf/Komunitas QM)
(lam)