Strategi Pemasaran Motor Listrik Honda Tetap Berjalan Meski Subsidi Pemerintah Berakhir
tim langit 7Rabu, 04 Maret 2026 - 14:10 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Eksistensi kendaraan listrik di tanah air dipastikan terus berlanjut tanpa ketergantungan pada bantuan dana pemerintah. PT Astra Honda Motor (AHM) menegaskan komitmennya untuk tetap menggarap pasar motor listrik di Indonesia walaupun kebijakan insentif resmi dihentikan oleh pemerintah.
Direktur Pemasaran PT AHM, Octavianus Dwi, menjelaskan bahwa meskipun insentif memberikan nilai lebih, hal tersebut bukan faktor penentu utama bagi perusahaan dalam menjajakan produk ramah lingkungan. Honda memilih untuk fokus pada pengembangan infrastruktur dan pemberian pengalaman langsung kepada calon konsumen.
"Kalau kami insentif itu kan menambah ya. Tapi kalau gak ada insentif kami harus memperkenalkan EV juga ke konsumen," kata Octa di Jakarta, belum lama ini, dikutip Rabu (4/3/2026).
Langkah konkret yang diambil pabrikan untuk menarik minat pasar adalah dengan menyusun program penjualan yang kompetitif. Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan adanya potongan harga sebagai pengganti subsidi, Octavianus memberikan jawaban positif.
"Ya kita tetap memasarkan, memberikan experience, mempersiapkan infrastrukturnya. Ya mudah-mudahan sesekali bikin program akan menarik," tambahnya.
Ketika ditanya apakah program tersebut berupa diskon, ia menjawab singkat, "Ya, ya," ucapnya.
Salah satu bukti nyata strategi tersebut telah terlihat melalui langkah dealer Honda yang memberikan potongan harga besar-besaran untuk tipe Honda CUV e:. Diskon yang mencapai Rp 35.187.000 membuat harga motor listrik tersebut berada di kisaran Rp 19 jutaan, atau setara dengan harga motor matik Honda BeAT.
Di sisi regulasi, Pemerintah melalui Menteri Perindustrian Agus Gumiwang telah memastikan bahwa anggaran bantuan untuk pembelian motor listrik tidak lagi tersedia pada tahun ini. Keputusan ini berimplikasi pada target produksi nasional sebesar 2 juta unit motor listrik di tahun 2025 yang kini sulit tercapai.
"Motor listrik enggak ada insentif tahun ini. (Sudah fix ya?) Tahun ini tidak diberikan insentif," tegas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”