LANGIT7.ID-Brebes; Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, ruas jalan nasional hingga jalur tol Trans Jawa dari Brebes menuju Cikampek dilaporkan mengalami kepadatan luar biasa sejak sore tadi. Pantauan petugas di lapangan menunjukkan kondisi lalu lintas mulai merayap tidak bergerak signifikan sejak pukul 17.00 WIB, Senin (23/3/2026).
Kepadatan ini diperparah dengan banyaknya kendaraan, khususnya mobil pribadi dan minibus, yang mengalami mogok di tengah jalur. Petugas gabungan dari kepolisian, Jasa Marga, dan Dinas Perhubungan masih berjibaku melakukan evakuasi dan rekayasa lalu lintas.
"Volume kendaraan melonjak drastis sejak sore. Ditambah faktor kelelahan kendaraan karena terjebak kemacetan panjang, banyak yang mengalami overheat dan mogok. Kami catat lebih dari 50 unit mobil mogok di sepanjang ruas Brebes hingga Cikampek dalam dua jam terakhir," ujar AKBP Hendra Wijaya, Kasatlantas Polres Brebes, saat ditemui di posko mudik.
Salah satu pemudik, Budi Santoso (42), warga asal Jakarta yang baru saja memasuki ruas tol Pejagan mengaku sudah terjebak kemacetan sejak pintu tol Brebes Timur. "Dari jam 5 sore sudah stop and go, sekarang malah stop. Mobil di depan saya mogok, jadi tambah lama. Mudik tahun ini paling padat," keluhnya dengan wajah lelah.
Kepadatan juga diperparah dengan masih banyaknya kendaraan yang mengambil jalur arteri selatan karena adanya pemberlakuan sistem satu arah atau one way yang sempat diterapkan di beberapa ruas tol. Akibatnya, titik-titik pertemuan antara kendaraan dari jalur tol dan non-tol mengalami lilitan arus yang signifikan.
Petugas mengimbau para pemudik yang masih dalam perjalanan untuk memeriksa ulang kondisi kendaraan, terutama sistem pendingin mesin, dan memanfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat jika kelelahan. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi mobil mogok masih terus dilakukan dengan menggunakan kendaraan derek dan bantuan mobile engine dari petugas.
Arus lalu lintas diperkirakan akan mulai kembali bergerak perlahan setelah pukul 21.00 WIB, seiring berkurangnya volume kendaraan yang masuk dari jalur timur.(*/saf)
(lam)