Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 06 Juni 2026
home global news detail berita

Semakin Kaya Raya, Abdulsamad Rabiu Raup Rp 71,5 Triliun Tambahan Kekayaannya

sururi al faruq Selasa, 24 Maret 2026 - 13:22 WIB
Semakin Kaya Raya, Abdulsamad Rabiu Raup Rp 71,5 Triliun Tambahan Kekayaannya
LANGIT7.ID-Nigeria; Konglomerat muslim Abdulsamad Rabiu, orang terkaya kedua di Nigeria, mengalami lonjakan signifikan dalam nilai kekayaannya. Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan pria ini saat ini mencapai Rp 233,6 triliun.

Rabiu, yang merupakan konglomerat di negaranya, baru-baru ini menambah kekayaannya hingga Rp 71,52 triliun, sehingga total kekayaannya menyentuh angka Rp 233,6 triliun.

Peningkatan ini membawanya melampaui pengusaha asal Mesir, Naguib Sawiris, untuk menjadi orang terkaya keempat di Afrika. Peringkatnya di kancah kekayaan global pun melesat naik sepanjang tahun ini.

Berdasarkan indeks milik Bloomberg, saat ini Rabiu menduduki peringkat ke-3 sebagai orang terkaya di Afrika dan peringkat ke-197 di dunia.

Rabiu dan perusahaan grupnya, BUA, telah menjalin sejumlah kemitraan strategis. Beberapa di antaranya adalah dengan SINOMA China untuk lini semen baru, Bühler untuk pabrik pengolahan beras, dan Viteral asal Turki untuk pabrik pakan ternak.

Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan kekayaan sebesar Rp 71,52 triliun sepanjang tahun ini, yang mendorongnya ke posisi orang terkaya ke-197 di dunia dan ke-3 di Afrika. Kenaikan pesat ini mencerminkan kinerja bisnis yang solid sekaligus tingginya kepercayaan investor terhadap perusahaannya.

Angka ini merupakan lonjakan besar dibandingkan awal tahun, saat kekayaan Rabiu tercatat Rp 166,4 triliun, yang menempatkannya di urutan kelima orang terkaya di Afrika.

Saat itu, ia berada di bawah Naguib Sawiris yang memiliki kekayaan Rp 171,2 triliun. Namun, akumulasi kekayaan Rabiu yang luar biasa dengan cepat mengubah posisi tersebut. Pada awal Februari, Rabiu telah melampaui Sawiris dan naik ke peringkat keempat Afrika. Saat itu, kekayaannya meningkat menjadi Rp 180,8 triliun, dengan kenaikan bersih Rp 19,36 triliun sepanjang tahun. Sementara Sawiris hanya mencatat pertumbuhan sekitar Rp 11,2 triliun, meskipun total kekayaannya relatif serupa.

Perubahan ini mendorong peringkat global Rabiu naik ke posisi ke-302.

Pada akhir Februari, kekayaan miliarder asal Nigeria ini melonjak hingga Rp 200 triliun, atau bertambah Rp 37,28 triliun sepanjang tahun. Peningkatan ini mengantarkannya ke peringkat ke-267 orang terkaya di dunia sekaligus memperkuat statusnya sebagai individu terkaya keempat di Afrika.

Pencapaian Rabiu ini melanjutkan kesuksesan signifikan tahun lalu, ketika ia memantapkan dirinya sebagai salah satu dari lima orang terkaya di Afrika. Ia bergabung dengan Aliko Dangote sebagai satu-satunya miliarder kulit hitam dalam daftar lima orang terkaya di benua Afrika.

Kekayaan Abdulsamad Rabiu yang terus membengkak sebagian besar berasal dari kinerja perusahaan intinya, terutama BUA Cement dan BUA Foods, serta langkah-langkah ekspansif yang ia lakukan sepanjang tahun.

Pada tahun 2025, pendapatan perusahaan meningkat menjadi Rp 11,8 triliun, naik dari Rp 8,76 triliun pada tahun 2024, didorong oleh tingginya permintaan di sektor konstruksi dan infrastruktur Nigeria.

Pada Januari 2026, Rabiu bertemu dengan CBMI Construction Ltd. (SINOMA China) untuk membahas pendirian lini produksi baru di Nigeria utara, yang berpotensi meningkatkan kapasitas produksi semen BUA hingga mendekati 20 juta ton per tahun.

Ini bukanlah langkah besar pertama maupun terakhir yang dilakukan BUA. Dalam beberapa bulan terakhir, organisasi ini telah menjalin sejumlah aliansi strategis di sektor pangan untuk memperkuat kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pasar.

Pada Desember 2025, BUA Foods menandatangani perjanjian dengan Bühler untuk pembangunan pabrik pengolahan beras dengan kapasitas 32 ton per jam. Pada awal tahun yang sama, BUA bermitra dengan Viteral Integrated Milling Systems dari Turki untuk mengembangkan pabrik pakan ternak berkapasitas 40 ton per jam di Negara Bagian Kano, Nigeria, dengan target penyelesaian pada pertengahan 2027. Fasilitas ini secara strategis berlokasi di area penghasil biji-bijian utama di wilayah tersebut, memastikan kedekatan dengan pasar ternak utama.

Lebih lanjut, kontrak dengan perusahaan asal Italia, FAVA, diharapkan dapat meningkatkan produksi pasta tahunan sebanyak 400.000 metrik ton melalui penerapan sembilan lini produksi long-cut.(*/saf/africa.businnesinsider)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 06 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)