LANGIT7.ID-Madrid; Marta Kostyuk dari Ukraina mengalahkan Mirra Andreeva dari Rusia dengan skor 7-5, 6-3 untuk memenangkan gelar Madrid Open pada hari Sabtu. Atas kemenangan Kostyuk berhak membawa pulang hadiah uang 18,1 miliar, sementara Andreeva sebagai runner up membawa pulang 9,6 miliar.
Kedua pemain, yang negaranya sedang berperang sejak invasi Rusia pada tahun 2022, tidak bersalaman di net setelah pertandingan maupun berfoto bersama dalam upacara penghargaan.
Kostyuk yang berada di peringkat ke-23 itu tersungkur ke belakang di lapangan tanah liat dan menutupi wajahnya dengan tangan setelah mengonversi match point ketika pukulan terakhir Andreeva melambung jauh. Setelah berdiri, ia melakukan jungkir balik ke belakang sementara penonton bersorak. Sementara itu, Andreeva terpuruk di kursi pinggir lapangan dan menangis tersedu-sedu sambil menyeka air matanya dengan handuk.
Kostyuk mengakhiri pidato kemenangannya dengan "kemuliaan bagi Tuhan dan kemuliaan bagi Ukraina."
Kemenangan ini merupakan gelar WTA ketiga Kostyuk, sekaligus gelar keduanya dalam dua turnamen beruntun setelah ia menjuarai Rouen akhir pekan lalu.
![Marta Kostyuk dari Ukraina Kalahkan Mirra Andreeva dari Rusia untuk Juara Madrid Open, dan Bawa Hadiah 18,1 Miliar]()
Andreeva yang berada di peringkat kedelapan dan baru berusia 19 tahun pada hari Rabu, memberi selamat kepada Kostyuk ketika ia berbicara kepada penonton setelah menerima piala runner-up.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Marta dan timnya atas kemenangan hari ini dan atas musimnya," kata Andreeva, sementara Kostyuk bertepuk tangan. "Anda telah memenangkan dua turnamen beruntun, jadi selamat."
Kostyuk mengalahkan Jessica Pegula (peringkat 5) dan Linda Noskova (peringkat 13) dalam perjalanannya menuju final, yang merupakan final WTA 1000 pertamanya.
Melawan Andreeva yang sedang memainkan final WTA 1000 ketiganya, Kostyuk mengonversi seluruh empat peluang break-nya dan menyelamatkan empat dari enam peluang break lawannya.
"Rasanya luar biasa bisa berdiri di sini sekarang," kata Kostyuk. "Hingga tahun lalu, rekor saya di Madrid adalah 2-7 dan saya tidak pernah berpikir akan mengangkat gelar di sini. Ini jelas bukan turnamen favorit saya, tapi terima kasih kepada penonton yang telah mendukung saya."
Pada hari Minggu, Jannik Sinner (peringkat 1) akan menghadapi Alexander Zverev (peringkat 3) di final putra.(*/saf/espn)
(lam)