Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 31 Mei 2026
home sports detail berita

Kostyuk Taklukkan Juara Empat Kali Prancis Terbuka, Iga Swiatek, Mboko Ditumbangkan Madison Keys

sururi al faruq Ahad, 31 Mei 2026 - 19:09 WIB
Kostyuk Taklukkan Juara Empat Kali Prancis Terbuka, Iga Swiatek, Mboko Ditumbangkan Madison Keys
LANGIT7.ID-Paris; Roland Garros kali ini benar benar banyak kejutan. Para bintangnya khususnya di jalur wta pada tumbang lebih awal. Ada si cantik Elena Rybakina, Coco Gauff dan kali ini giliran Iga Swiatek. Swiatek yang dikenal juara bertahan empat kali, tersingkir dari Prancis Terbuka tepat di hari ulang tahunnya yang ke-25. Ia kalah di babak keempat dalam dua set langsung dari Marta Kostyuk yang sedang dalam performa terbaik.

Unggulan ketiga asal Polandia, Swiatek, tampil inkonsisten saat unggulan ke-15 asal Ukraina, Marta Kostyuk, menang 7-5, 6-1 di Lapangan Philippe Chatrier. Ini menjadi kemenangan ke-15 beruntun bagi Kostyuk.

Swiatek dijuluki "Ratu Tanah Liat" berkat empat gelarnya di Roland Garros. Namun, ia belum lagi memenangkan turnamen di permukaan tanah liat sejak kemenangan terakhirnya di Paris pada tahun 2024.

Juara enam Grand Slam yang akan mulai mempertahankan gelar Wimbledon-nya pada akhir Juni ini, juga belum meraih satu pun gelar di tahun 2026.

Sebaliknya, Kostyuk datang ke Prancis Terbuka dengan status tak terkalahkan di lapangan tanah liat sepanjang tahun 2026. Ia baru saja memenangkan Madrid Open awal bulan ini dan Rouden Open pada bulan April.

"Saya masih syok bisa mengalahkan pemain luar biasa yang sudah menang empat kali di sini," ujar Kostyuk.
"Saya merasa seperti memberi diri saya ruang lebih untuk berkarya, untuk menantang lawan. Saya bangun pagi dan hanya berpikir 'hari yang luar biasa yang akan saya jalani hari ini... tidak ada yang bisa saya lakukan selain ini.'"

Di set pertama, keduanya sulit terpisahkan. Mereka saling mematahkan servis dua kali, sebelum Kostyuk mengambil kendali di akhir set.

Kecemerlangan pukulan Swiatek memang terlihat saat mengembalikan bola dari Kostyuk, tetapi kesalahan sendiri tanpa paksaan menggangu servisnya. Dua kali kesalahan servis ganda memberi keuntungan bagi Kostyuk sebelum ia memenangkan set pertama dengan pukulan backhand yang indah.

Kostyuk sebelumnya belum pernah merebut satu set pun dari Swiatek dalam tiga pertemuan terakhir mereka di level tur. Kini kepercayaan diri pemain berusia 23 tahun itu tumbuh seiring makin kuatnya cengkeramannya pada pertandingan.

Pukulan-pukulan keras dari dasar lapangan terus menguras energi Swiatek. Kostyuk pun melesat memenangkan set kedua dan lolos ke perempat final Roland Garros untuk pertama kalinya. Sebaliknya, ini adalah kali pertama Swiatek gagal mencapai perempat final Prancis Terbuka sejak debutnya pada tahun 2019.

Kekalahan Swiatek terjadi di tengah derasnya nama-nama besar yang tersingkir di babak putra dan putri Roland Garros.

Peringkat pertama dunia tunggal putra Jannik Sinner, juara 24 Grand Slam Novak Djokovic, dan juara bertahan tunggal putri Coco Gauff semuanya tersingkir dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, unggulan ke-18 asal Rumania, Sorana Cirstea, melangkah ke perempat final Prancis Terbuka untuk kedua kalinya—17 tahun setelah penampilan perdananya di delapan besar Roland Garros.

Petenis berusia 36 tahun yang berencana pensiun akhir tahun ini, menang 6-3, 7-6 (7-4) atas kualifikasi asal China, Wang Xiyu.

Kostyuk Taklukkan Juara Empat Kali Prancis Terbuka, Iga Swiatek, Mboko Ditumbangkan Madison Keys

Keys Balas Dendam ke Mboko dalam Maraton Tiga Set di Babak Ketiga Roland Garros

Untuk keenam kalinya, Madison Keys melaju ke babak 16 besar Roland Garros.

Setelah mengalahkan petenis peringkat 9 dunia, Victoria Mboko, dengan skor 6-3, 5-7, 7-5 dalam pertarungan maraton tiga set selama 2 jam 8 menit, unggulan ke-19 Keys memastikan tempatnya di babak keempat. Ia selanjutnya akan berhadapan dengan Diana Shnaider.

Menyusul kekalahan juara bertahan Coco Gauff dari Anastasia Potapova, Keys kini menjadi satu-satunya wakil Amerika Serikat yang tersisa di tunggal putri.

"Sejujurnya, saya belum memikirkannya," kata Keys sambil tertawa kepada wartawan soal menjadi satu-satunya petenis AS yang tersisa. "Hari ini rasanya begitu banyak yang terjadi, ada banyak pertandingan panjang dan gila. Agak sulit melacak apa yang sebenarnya terjadi.
"Masih ada Wimbledon. Petenis AS bisa bangkit di Wimbledon."

Finalis Prancis Terbuka 2018 ini bisa mencapai perempat final keempatnya di ajang ini jika mengalahkan Shnaider. Sebaliknya, Shnaider baru pertama kali berada di babak keempat di Paris—dan kedua kalinya di Grand Slam mana pun—setelah mengalahkan Oleksandra Oliynykova pada Sabtu. Keys memiliki rekor sempurna 3-0 melawan petenis kidal itu, namun pertandingan Senin nanti akan menjadi pertemuan pertama mereka di tanah liat.

Mboko memenangkan satu-satunya pertemuan sebelumnya dengan Keys, yakni kemenangan tiga set 6-4, 4-6, 6-2 di perempat final Adelaide International 2026, di mana Keys adalah juara bertahan. Jadi, boleh dibilang pertandingan Sabtu ini adalah ajang balas dendam bagi Keys. Mboko pada akhirnya melaju ke final turnamen tersebut—final pertama dari tiga final yang ia raih musim ini—tetapi kini tersingkir dari Roland Garros di babak ketiga untuk dua tahun berturut-turut.

"Saya merasa kali ini berbeda, karena saya datang ke sini dengan ekspektasi sebagai unggulan ke-9," ujar Mboko kepada wartawan. "Ini pengalaman baru juga bagi saya, menjadi unggulan dan memiliki begitu banyak pikiran lain di kepala. Saya merasa cukup baik dengan cara saya menghadapinya."

Keys memulai dengan meyakinkan di Lapangan Court Simonne-Mathieu. Kedua petenis membuka tiga game pertama dengan tiga kali break—Keys unggul 2-1—dan petenis Amerika itu kokoh dalam servisnya, dengan 63% servis pertama masuk sepanjang pertandingan. Break ketiga atas servis Mboko (Keys total melakukan enam break) di game kesembilan set pertama mengamankan set pertama bagi juara Grand Slam satu kali itu.

Keys tampak akan melaju dengan kemenangan dua set langsung, unggul 3-0 di set kedua saat Mboko tak kunjung menemukan solusi. Namun, Mboko akhirnya menemukan celah, merebut kembali break dan membuat kedudukan imbang. Keys sebenarnya memiliki peluang di akhir set kedua, memaksa dua match point, tetapi Mboko menyelamatkan keduanya dan memenangkan tiga game terakhir di set tersebut untuk memaksa set penentuan.

"Saya merasa saat dia (Mboko) tertinggal, dia bermain jauh lebih bebas dan benar-benar mulai memukul dengan lepas," kata Keys. "Ada beberapa poin yang saya harap bisa saya ulang, tapi sejujurnya, itu hanya satu atau dua poin.
"Saya tidak merasa bermain terlalu buruk hingga kehilangan keunggulan itu. Saya sangat senang, terutama di awal set ketiga, saya mengalami beberapa game servis yang ketat, dan bisa melewati semua itu, menurut saya itu sangat penting."

Di set penentuan, mirip dengan set kedua, Mboko yang tertinggal 5-2 berhasil bangkit, memenangkan 12 dari 13 poin berikutnya berkat break keempat dan terakhirnya. Pertandingan pun berjalan sengit hingga akhir, dan pengalaman petenis veteran itu akhirnya berbicara. Keys memenangkan delapan dari sepuluh poin terakhir untuk memastikan tempatnya di babak 16 besar Paris.

"Pertandingan yang sangat berat, seperti yang diduga," kata Keys. "Saya rasa saya sangat senang bisa bangkit setelah set kedua, dan bisa menempatkan diri kembali pada posisi untuk menang. Terkadang itulah hal yang paling sulit."(*/saf/bbc/wtatennis)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 31 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)